Tulis & Tekan Enter
images

UPGRADE KARYAWAN : PT Inkorincorp Filcocean Investama menggelar pelatihan K3 secara internal kepada karyawan.

Tingkatkan Skill Karyawan, Inkorincorp Filcocean Investama Gelar Pelatihan K3

KaltimKita.com, BALIKPAPAN - PT Inkorincorp Filcocean Investama cukup peduli terhadap peningkatan skill dan kualitas karyawan. Tak ayal, pelatihan dan kursus diberikan. Setelah rutin melaksanakan kursus bahasa inggris, perusahaan yang terletak di Balikpapan Ocean Square (BOS) Mall ini melaksanakan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Ya, Kamis (14/12/2023) pagi ini, pelatihan dilaksanakan dengan mengundang instruktur dari PT Indo Multi Training yakni Mawan.

CEO PT Inkorincorp Filcocean Investama Jundi Rahmad Danny mengatakan perusahaan mempunyai program mengenai pendidikan dan pelatihan diklat bagi seluruh level di dalam manajemen.

Program pertama, kata dia meningkatkan skill bahasa inggris melalui english course. Program ini dilaksanakan dua kali dalam sepekan dengan dibagi menjadi dua kelas.

Kedua, pelatihan safety K3 dasar. Ini dilakukan lanjut dia bagaimana semua karyawan di seluruh level memahami dasar-dasar pertolongan pertama dalam kecelakaan bekerja.“Tentunya program-program ini dilakukan demi peningkatan skill bagi seluruh karyawan,” jelas Jundi Rahmad Danny.

Praktek pertolongan pertama yang dilakukan salah satu petinggi Inkorincorp, Andi Ahmad Sanusi. 

Selain dua pelatihan ini, ke depan ada beberapa program lain yang telah disiapkan. Diantaranya pelatihan manajemen, pelatihan  Information and Technology (IT), dan motivasi dengan mengundang motivator secara berkala. “Pelatihan-pelatihan bagi karyawan akan dilakukan secara kontinu. Dengan harapan mereka bisa meng-upgrade diri nya,” ujarnya.

Pada pelatihan K3, Kepada karyawan Mawan menyampaikan terkait dasar-dasar manajemen resiko dan penerapan K3 di tempat kerja.

Menurutnya, penerapan dua hal ini cukup penting dilaksanakan. Tak hanya untuk penerapan di internal perusahaan, juga penting dilakukan saat melaksanakan proyek pembangunan.

“K3 menjadi perhatian serius bagi semua perusahaan. Karyawan mesti paham penerapan safety seperti apa. Termasuk resiko yang ditimbulkan jika tidak safety,” ujar Mawan.

Selain teori, dalam pelatihan ini para karyawan juga mendapatkan praktek berupa cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Resusitasi Jantung Paru (RJP). “Hari ini juga ada praktek pertolongan pertama. Hal paling mendasar jika terjadi insiden,” jelasnya.

Ia berharap melalui pelatihan ini, para pekerja paham akan penerapan K3. Tak hanya di tempat bekerja, tapi juga pada lingkungan masyarakat. “Pelatihan seperti ini perlu dilakukan kontinu. Wajib di refresh, minimal dua atau tiga tahun sekali dilakukan,” katanya.  (and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//