Tulis & Tekan Enter
images

Warga Kariangau gencar membersihkan lingkungan guna meminimalisasi DBD

Tekan Kasus DBD, Warga Kariangau Didorong Rutin Lakukan 3M Plus

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Upaya pencegahan demam berdarah terus digencarkan di wilayah Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat. Melalui kampanye Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (GERTAK PSN), masyarakat diajak lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup sehat berbasis 3M Plus.

Kegiatan ini turut didukung oleh Kelurahan dan UPTD Puskesmas Perawatan Kariangau yang aktif mengedukasi warga melalui media sosial dan kegiatan langsung di lapangan. 

Dalam imbauannya, masyarakat diminta rutin menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Lurah Kariangau, Singgih Aji Wibowo, menegaskan bahwa peran masyarakat sangat krusial dalam mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Menurutnya, upaya pemberantasan sarang nyamuk tidak bisa hanya mengandalkan petugas kesehatan, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten.

“Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Jika setiap rumah tangga rutin melakukan 3M Plus, maka risiko penyebaran DBD bisa ditekan secara signifikan,” ujar Singgih, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, 3M Plus tidak hanya sebatas menguras, menutup, dan mendaur ulang, tetapi juga mencakup langkah tambahan seperti menggunakan obat anti nyamuk, memasang kelambu, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar, termasuk saluran air dan pekarangan rumah.

Singgih juga mengapresiasi peran kader kesehatan, RT, dan tokoh masyarakat yang aktif mengedukasi warga. Ia menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami terus mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari kader posyandu, RT, hingga pemuda, agar kampanye ini benar-benar menyentuh seluruh lapisan,” tambahnya.

Selain itu, pihak kelurahan bersama puskesmas juga rutin melakukan pemantauan jentik nyamuk di lingkungan warga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama DBD.

Dalam beberapa waktu terakhir, perubahan cuaca yang tidak menentu turut meningkatkan potensi munculnya kasus DBD. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dan tidak lengah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Singgih berharap, melalui gerakan GERTAK PSN ini, masyarakat Kariangau dapat semakin sadar akan pentingnya pencegahan sejak dini. Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya untuk kesehatan pribadi, tetapi juga untuk melindungi lingkungan sekitar.

“Ini adalah tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, kita bisa menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga,” tutupnya.

Melalui kampanye yang terus digencarkan, diharapkan angka kasus DBD di wilayah Kariangau dapat ditekan, sekaligus membangun budaya hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (ref)



Tinggalkan Komentar

//