KaltimKita.com, TANJUNG REDEB – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi mendesak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan menjaga harmoni selama bulan suci Ramadan.
Ia menegaskan bahwa kondusivitas daerah bukan hanya tanggung jawab umat Muslim, melainkan seluruh warga Kabupaten Berau yang majemuk.
Sumadi mengingatkan bahwa stabilitas sosial di "Bumi Batiwakkal" bergantung pada praktik nyata toleransi di kehidupan sehari-hari.
Ia meminta masyarakat non-Muslim untuk menunjukkan sikap saling menghargai, sementara umat Muslim yang berhalangan puasa tetap menjaga etika di ruang publik.
"Ramadan harus menjadi momentum refleksi untuk memperkuat solidaritas sosial dan persatuan di tengah keberagaman kita," ujarnya.
Dirinya ingin menekankan tiga poin utama dalam menjaga ketertiban selama bulan suci. Seperti penguatan koneksi sosial, praktik toleransi nyata dan mematuhi aturan.
Sumadi berharap bulan suci tahun ini tidak hanya meningkatkan kualitas spiritual individu, tetapi juga memperkokoh fondasi persaudaraan di Kabupaten Berau.
“Jaga etika, jaga sikap, dan patuhi seluruh aturan pemerintah selama bulan Ramadan ini,” tegasnya. (adv)


.jpg)