Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Sempat tertunda, rencana pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area Jalan Agung Tunggal, berbatasan antara RT 16 dan 14 Kelurahan Damai Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan sudah menemukan titik terang.
Ya, hal tersebut disampaikan oleh Seksi Ketentraman dan Ketertiban umum (Kasi Trantib), Deny Tonapa saat ditemui di Kantor Kelurahan Damai Baru, Senin (4/11/2024).
Deny mengungkapkan, bahwa berdasarkan informasi dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan selaku pihak pelaksana, pembangunan TPS tetap dijalankan.
"Pembangunan TPS itu nantinya akan dieksekusi oleh DPU di atas Fasilitas umum (fasum) milik lahan Pemerintah Kota Balikpapan," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Deny menerangkan, bahwa keputusan itu juga berdasarkan sosialisasi yang dilakukan bersama warga sekitar. Meski ada beberapa yang menolak, kata dia, namun banyak yang mengiyakan agar penampuangan sampah itu segera direalisasikan.
"Jadi TPS tetap dibuat. Karena kami juga mengambil suara terbanyak dari yang menyetujui," tuturnya.
Deny menambahkan, bahwa belum lama ini Dinas PU melakukan peninjauan ke lokasi yang dituju. Kendati begitu, sebagai pihak yang akan mengeksekusi pembangunan, DPU meminta pengawalan dari RT dan warga setempat, guna mengantisipasi adanya pro dan kontrak di lapangan.
"RT dan warga setuju membantu mengamankan saat pembangunan, karena mereka memang membutuhkan pengadaan TPS itu. Dan menurut mereka tidak ada lagi tempat yang cocok selain di fasum tersebut," tandasnya.
Di tempat berbeda, Kepala DPU Balikpapan, Rita berharap ada sinergi dari masyarakat terkait. Supaya pembangunan TPS berjalan lancar dan kondusif.
"Karena Kalau kami tidak membangun di tempat yang dituju, warga nanti resah lagi, soalnya mau buang sampahnya ke mana lagi," ucap Rita.
Ditegaskannya, untuk lokasi TPS sudah berdasarkan kajian dan diskusi bersama pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan.
"Jadi pembangunan lokasi yang dituju untuk membangun TPS itu sesuai hasil dari perencanaan.Jadi paling tidak warga mendukung lah," tutupnya. (lex)


