Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Memasuki tahun Kuda Api 2026, dinamika kehidupan manusia diprediksi akan menghadapi fase yang jauh lebih intens dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan analisis astrologi Tiongkok, tahun 2026 merupakan tahun Kuda Api, sebuah siklus yang dikenal memiliki energi paling panas dan emosional.
Fenomena benda langit ini diyakini akan memberikan implikasi langsung terhadap perilaku manusia, stabilitas global, hingga pergeseran keuntungan di berbagai sektor industri.
Pengamat shio sekaligus pakar astrologi Tiongkok asal Balikpapan, Suntoro, mengungkapkan bahwa tahun Kuda Api merupakan proyeksi lanjutan dari apa yang telah terjadi di tahun 2025.
Menurutnya, pemahaman mengenai dampak benda langit sangat penting karena manusia hidup di atas bumi yang sangat dipengaruhi oleh pergerakan planet.
Jika tahun 2025 merupakan tahun Ular Kayu yang cenderung lembut karena pengaruh elemen api yin, maka tahun 2026 membawa energi api yang jauh lebih kasar dan meledak-ledak.
Suntoro menjelaskan perbedaan mendasar antara tahun lalu dan tahun ini melalui kacamata terminologi Tiongkok. Pada tahun 2025, rasi bintang Ular memiliki elemen dasar api yin atau api yang sifatnya lembut.
Kehadiran planet kayu dalam sistem astrologi Tiongkok--atau yang sering disamakan dengan pengaruh Saturnus dan Venus dalam astrologi Barat--memberikan suplai energi yang membuat api tersebut tetap terkendali. Namun, kondisi ini berubah total ketika memasuki tahun Kuda Api.
"Tahun ini sebenarnya kita kedatangan planet Mars, planet api," ujar Suntoro, dikutip Selasa (17/2/2026). Planet Mars dikenal sebagai representasi energi emosional dan simbol perang.
Karena rasi tahun ini adalah kuda yang bersifat yang fire (api maskulin), maka pertemuan antara planet api dan shio api menciptakan situasi paling panas di antara siklus berulang lainnya.
Suntoro mengkhawatirkan kondisi ini memicu terjadinya ledakan-ledakan konflik dan peristiwa "kebakaran" dalam arti luas maupun harfiah.
Indikasi panasnya tahun Kuda Api ini sebenarnya sudah mulai terlihat bahkan sebelum tahun ini resmi berjalan sepenuhnya.
Suntoro menyoroti adanya peristiwa ledakan di Venezuela, kerusuhan serta aksi pembakaran di Iran, hingga isu perang yang semakin santer terdengar di berbagai belahan dunia.
Fenomena ini terjadi karena pada elemen Kuda Api, emosi manusia menjadi sangat mudah terpicu dan meledak tanpa kendali yang kuat.
Dalam aspek ekonomi, Suntoro memprediksi bahwa sektor industri yang akan terdampak paling signifikan masih serupa dengan tahun lalu.
Sektor finansial atau industri keuangan diprediksi akan mengalami tekanan yang berlanjut. Selain itu, sektor-sektor yang memiliki elemen logam, seperti industri otomotif dan industri baja (steel industry), diperkirakan akan menghadapi tantangan berat di tahun Kuda Api ini.
Suntoro menyebutkan bahwa industri otomotif sudah sangat terpukul sejak tahun lalu. Kondisi ini diprediksi tetap berlanjut hingga tahun 2026, sehingga para pelaku pasar perlu melakukan langkah antisipasi yang serius.
Sebagai seorang stock trader, ia sendiri mengaku telah mengambil langkah nyata dengan mulai mengurangi portofolio investasinya yang banyak berada di industri logam dan keuangan guna menghindari risiko kerugian yang lebih dalam.
Meskipun demikian, industri baja mungkin masih sedikit terbantu karena kebutuhan dunia akan pembangunan infrastruktur tetap ada. Namun, secara keseluruhan, tren pertumbuhan di sektor-sektor berelemen logam ini akan cenderung menurun.
Energi api yang dominan di tahun ini bersifat "melelehkan" elemen logam, sehingga secara simbolis industri tersebut akan mengalami masa-masa sulit dalam mempertahankan stabilitasnya.
Di tengah tekanan pada sektor logam, terdapat sejumlah industri yang justru diprediksi akan mendulang keuntungan besar.
Berdasarkan teori lima elemen, sebuah elemen biasanya akan menguntungkan dirinya sendiri dan elemen yang diproduksinya.
Karena tahun ini didominasi elemen api, maka industri yang bergerak di bidang api, tanah, dan energi akan sangat diuntungkan.
Lebih lanjut industri IT dan elektronik diprediksi akan sangat seksi di tahun 2026. Suntoro mencatat bahwa emiten-emiten teknologi sudah mulai menunjukkan kenaikan yang signifikan.
Selain teknologi informasi, industri makanan (food industry) seperti restoran dan pabrik pengolahan makanan juga diproyeksikan akan tumbuh bagus.
Sektor kimia (chemical) juga masuk dalam daftar industri yang potensial karena memiliki keterkaitan erat dengan elemen yang sedang berkuasa.
Selain itu, elemen tanah seperti properti dan real estate diperkirakan akan menunjukkan performa yang positif. Sektor pertambangan (mining) juga tetap kuat, terutama yang berhubungan dengan energi.
Suntoro memberikan catatan khusus pada energi terbarukan seperti solar energy. Inovasi dalam bidang kendaraan listrik juga diprediksi akan melahirkan terobosan baru yang lebih efektif dan efisien dibandingkan teknologi fosil yang lama. Kendati sektor otomatif bakal menurun tahun ini.
"Mungkin tahun ini akan keluar teknologi EV yang akan lebih efektif dan efisien lagi," tuturnya. Ia juga mengamati adanya isu hydrogen power sebagai alternatif bahan bakar masa depan yang arah pengembangannya semakin nyata tahun ini.
Di sisi lain, industri kimia juga akan mendorong geliat di sektor farmasi yang saat ini terpantau sudah mulai menunjukkan aktivitas positif di pasar.
Beralih ke dampak individual, Suntoro menekankan bahwa prediksi berdasarkan shio tahunan sebaiknya tidak ditelan bulat-bulat sebagai kepastian mutlak.
Ia menjelaskan bahwa manusia sebenarnya lahir dengan empat pilar shio: tahun, bulan, hari, dan jam. Namun, untuk gambaran umum tahun ini, ia memberikan analisis mendalam terhadap shio-shio yang diprediksi akan mengalami pasang surut.
Shio Ayam dan shio Monyet disebut sebagai pihak yang tidak terlalu diuntungkan karena akan menghadapi tahun yang penuh tekanan (stressful).
Tekanan ini bisa berasal dari beban kerja yang bertambah atau fase transisi usia, seperti pelajar yang akan lulus sekolah.
Namun, Suntoro mengingatkan bahwa stres tidak selalu buruk karena bisa mengasah kemampuan diri, asalkan dikelola dengan teknik *mindfulness*.
Sebaliknya, shio Kerbau, Naga, dan Kambing diprediksi akan mendapatkan banyak dukungan tahun ini. Mereka akan relatif lebih mudah dalam mencari peluang keuangan.
Selain itu, shio Macan dan shio Anjing yang memiliki harmoni alami dengan tahun Kuda juga akan diuntungkan. Suntoro menyarankan agar pemilik shio ini memaksimalkan momentum untuk melakukan perjalanan (travelling) dan memperluas jaringan (networking).
Untuk masalah kesehatan, shio Tikus perlu waspada terhadap gangguan kardio, jantung, serta masalah penglihatan. Namun secara unik, shio Tikus, Ayam, dan Kelinci justru diuntungkan dalam urusan asmara (romance).
Mereka memiliki potensi besar untuk mendapatkan pasangan atau bahkan melangkah ke jenjang pernikahan di tahun Kuda Api ini.
Mengingat tingginya tensi emosional di tahun 2026, Suntoro memberikan saran praktis bagi masyarakat. Kesabaran akan menjadi kunci utama untuk bertahan di tengah tahun yang penuh dengan potensi ledakan emosi ini.
"Masyarakat perlu mempraktikkan mindfulness setiap hari agar tidak gampang bereaksi terhadap situasi," kata Suntoro.
Bagi pelajar dan mahasiswa, ia menyarankan agar menghindari sistem kebut semalam dalam belajar karena hal tersebut akan memperparah tingkat stres.
Mencicil pekerjaan atau pelajaran sedikit demi sedikit akan membuat beban terasa lebih ringan.
Dari sisi kesehatan fisik, menjaga pola pernapasan sangat krusial karena orang yang stres cenderung memiliki napas yang pendek, yang pada gilirannya dapat memengaruhi kesehatan jantung dan paru-paru.
Suntoro menekankan bahwa shio seperti Babi, Kuda, Kelinci, dan Ular berada dalam posisi netral. Artinya, keberhasilan mereka sangat bergantung pada bagaimana masing-masing individu memanfaatkan peluang yang ada.
"Shio Babi dan Tikus yang berelemen air dianggap memiliki kontrol alami terhadap api, sehingga mereka relatif tidak terlalu terpengaruh oleh energi ekstrem tahun Kuda Api dibandingkan shio-shio lainnya," tutup Suntoro. (zyn)


.jpg)