Kaltimkita.com, BALIKPAPAN- Sudah sebelas hari pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam berjalan di wilayah Kalimantan Timur. Selama sebelas hari tersebut angka kecelakaan lalu lintas menurun.
Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, Kombes Pol Sonny Irawan melalui Kabag Bin Opsnal AKBP Bangun Isworo mengatakan, selama sebelas hari Operasi Patuh Mahakam, tercatat ada lima kecelakaan lalu lintas dengan nilai kerugian materil mencapai Rp 14 juta.
"Jumlah itu tercatat menurun dibanding angka kecelakaan saat operasi patuh tahun lalu, di mana data kami menunjukkan ada 10 kecelakaan lalu lintas sepanjang operasi patuh 2021," kata Bangun kepada wartawan di Balikpapan, Jum'at (24/6/2022).
Penurunan angka lakalantas tersebut bisa dinilai bahwa kesadaran masyarakat untuk berkendara dengan tertib sudah mulai meningkat. Dengan adanya operasi patuh juga membuat masyarakat patuh berkendara.
Selain kepatuhan berkendara, indikator lain yakni teguran yang diberikan petugas kepada pengendara. Ditlantas Polda Kaltim mencatat, selama sebelas hari terakhir Satlantas Polres jajaran memberikan 3073 teguran. Angka ini lebih rendah dibanding tahun lalu yang mencapai 3494 teguran.
Sementara untuk penilangan, Bangun menyebut angkanya justru meningkat. Setidaknya ada 431 pengendara yang ditilang sepanjang pelaksanaan operasi patuh tahun ini. "Tahun lalu yang ditilang 363 pengendara," ucap dia.
Terkait pelanggaran masih didominasi pengendara roda dua dengan jenis pelanggaran seperti tidak menggunakan helm saat berkendara, melawan arus hingga menerobos lampu merah.
Soal pelanggaran, Bangun menyebut masih didominasi oleh pengendara roda dua dengan jenis pelanggaran tidak menggunakan helm saat berkendara, melawan arus maupun menerobos lampu merah.
Khusus di Balikpapan, ada sejumlah titik yang cukup tinggi angka pelanggarannya, yakni Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur serta wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Kukar.
Meski menurunnya kecelakaan, korban meninggal akibat kecelakaan justru mengalami peningkatan. Selama operasi berjalan ada tiga orang meninggal dunia. Sedangkan tahun lalu tercatat 2 orang. (dil)


