Kaltimkita.com, BALIKPAPAN- Pasca memenangkan proses jalannya pengadilan hingga melakukan pembersihan lahan, tak lama lagi Kota Balikpapan memulai menambah fasilitas kesehatan bagi masyarakatnya.
Ya, bertempat di Jalan Letjend Soeprapto, Gang Perikanan, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, sebuah Rumah Sakit bertipe C, akan mulai dibangun pada tahun ini.
Meski sempat tertunda beberapa kali disebabkan sengketa lahan dengan warga sekitar, namun berdasarkan misi dan visi Wali Kota Balikpapan saat ini, sektor kesehatan akan difokuskan pembangunan fisik Rumah Sakit Sayang Ibu hingga tahun 2025.
Di tengah pemerataan lahan, Selasa (30/7/2024), Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan, Elisabeth Rassi menyampaikan bahwa Rumah Sakit Sayang Ibu akan mulai dibangun dalam waktu dekat.
Dengan menggunakan dua tahapan pengerjaan, lahan 1.860 Meter Persegi tersebut akan dibangun pada tahun 2024 dan dituntaskan pada 2025 mendatang, berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang sudah disepakati.
"Sebenarnya sudah harus berjalan (dibangun), tapi karena ada proses pengadilan ini, jadi hari ini kami melakukan pemagaran lahan dulu setelah dibersihkan. Dan skejul selanjutnya, tim kontraktor yang atur didampingi tim manajemen konstruksi," ungkap Elisabeth Rassi kepada media.
Elisabeth melanjutkan, pada tahap pembangunan fisik, pihaknya akan mengucukan anggaran sekitar Rp 106 Miliar ditahun pertama dan pada tahun ke dua sekitar Rp 70 Milyar. Dan kesemua biaya tersebut, kata dia, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni.
"Jadi perencanaanya itu, pengerjaan ditahun 2024 menggunakan anggaran sekitar Rp 106 Milyar. Kemudian sisanya sekisar Rp 70 Miliar pada tahun 2025," bebernya.
Ia menambahkan, berdasarkan skejul pertama, pihaknya akan membangun bagian struktur dahulu. Setelahnya, pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu type C akan dituntaskan pada tahun depan.
Lalu berdasarkan DED, fasilitas kesehatan itu akan didirikan setinggi lima lantai. Dengan menyediakan satu basemen dan 134 tempat tidur.
"Kalau bedasarkan skejulnya, kami membangun struktur dulu dan difininshing pada 2025. Rumah sakitnya lima lantai satu basemen dengan 134 tempat tidur," katanya.
Kendati demikian, ia berharap selama pengerjaan pembangunan tidak ada lagi kendala yang tidak dinginkan. Sehingga proses mendirikan Rumah Sakit Sayang Ibu dapat terlaksana sesuai yang diharapkan.
"Minta doanya, semoga Rumah Sakit ini bisa dibangun sesuai waktu diharapkan. Dan dan berjalan lancar tanpa ada halangan," harapnya. (lex)


