Kaltimkita.com, SAMARINDA– Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan performa yang gemilang pada gelaran Pra-POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) Wilayah IV di Kendari, Sulawesi Tenggara, baru-baru ini.
Kontingen Kaltim berhasil mengumpulkan total 37 medali, terdiri dari 12 emas, 17 perak, dan 8 perunggu, sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di provinsi ini terus berkembang.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan perolehan medali yang didapat oleh kontingen Kaltim.
“Pelaksana Pra-POPNAS Wilayah IV di Kendari Sulawesi Tenggara kemarin, Alhamdulillah Kaltim mendapatkan medali 12 emas, 17 perak, dan 8 perunggu,” ungkap Rasman Rading baru-baru ini.
Meskipun meraih posisi kedua di klasemen akhir, kalah dari Jawa Timur, Rasman menilai hasil ini tetap membanggakan. Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa Kaltim memiliki potensi besar dalam pembinaan atlet muda di berbagai cabang olahraga.
“Kita hanya kalah dari Jawa Timur, berdasarkan klasifikasi semua kita kalah dari Jatim. Artinya bahwa pembinaan Kaltim punya potensi dalam melakukan pembinaannya,” tambah Rasman.
Dari berbagai cabang olahraga yang diikuti, pencak silat menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Kaltim. Kontingen pencak silat berhasil meraih 10 medali emas, 8 perak, dan 4 perunggu, menjadikan cabang ini sebagai andalan dalam mendongkrak perolehan medali.
“Yang kedua bagi saya, ini pra Popnas terbaik sejauh adanya pra Popnas. Lebih khusus silat, kita mendapatkan medali emas sebanyak 10 emas, 8 perak dan 4 perunggu. Disusul tinju, 2 emas 2 perak 3 perunggu,” ujar Rasman.
Selain pencak silat, cabang olahraga tinju juga memberikan kontribusi signifikan. Dengan raihan 2 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu, cabang ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Rasman menyebut bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Dispora dan pengurus cabang olahraga. Ia berharap momentum ini menjadi dorongan untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi POPNAS mendatang.
“Capaian ini harus kita jadikan motivasi untuk lebih baik lagi di POPNAS nanti. Saya yakin dengan pembinaan yang terus berlanjut, Kaltim bisa bersaing lebih ketat di tingkat nasional,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Kaltim optimistis dapat menunjukkan prestasi yang lebih baik di ajang-ajang olahraga nasional berikutnya, membuktikan bahwa pembinaan atlet muda di daerah ini berada di jalur yang tepat. (dn)


