KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Tim Squash Balikpapan punya ambisi besar di gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2022 Kaltim. Tampil di Gedung Squash Balikpapan, Selasa (29/11/2022), mereka mengusung misi juara umum.
Bermain di rumah sendiri, memang target tersebut bisa saja tercapai. Terlebih, Balikpapan juga sudah menjadi langganan juara umum di tingkat provinsi.
Pelatih Squash Balikpapan, Rizky Fauzi mengatakan dari delapan nomor dipertandingkan, dua emas menjadi target realistis yang bisa didapat yakni di perorangan putra dan beregu putri.
"Kategori lain, masih fifty-fifty. Tapi kami tetap menargetkan juara umum. Melanjutkan tradisi juara umum di edisi sebelumnya," jelas Rizky Fauzi.
Dikatakan tampil di rumah sendiri, menjadi modal sembilan atlet yang diturunkan. Mengingat, para atlet sudah terbiasa dan beradaptasi dengan venue. "Kebetulan para atlet juga siap, jadi para atlet juga harus fighting," katanya.
Ditanya soal lawan terberat, ia mengaku Kutai Kartanegara menjadi lawan terberat dalam edisi Porprov kali ini.
Sementara, Ketua Pengprov PSI Kaltim Seno Aji mengatakan di porprov kali ini diikuti delapan kabupaten dengan total 120 atlet. Hanya minus Mahakam Ulu dan Kabupaten Paser yang memang belum siap dan tidak memiliki atlet.
"Tapi jika melihat kekuatan masing-masing daerah, rata-rata punya kualitas. Berharap bisa menghasilkan atlet terbaik untuk masuk di skuad Kaltim menuju Pra PON 2023," ujar Seno Aji.
Dikatakan, sejatinya cabor squash bisa dipertandingkan di Berau. Hanya saja, venue yang sedang dibangun belum siap 100 persen. "Tuan rumah menganggap sebaiknya dilaksanakan di daerah yang sudah siap. Makanya dipindah ke Balikpapan," ujarnya. (and)


