KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Perwatusi yang merupakan sebuah perkumpulan nirlaba yang merupakan anggota dari Internasional Osteoporosis Foundation, memiliki kepedulian atas penyakit yang diderita 3 dari 5 wanita didunia yaitu Keropos Tulang atau Osteoporosis.
Ya dalam gerakan Kaltim melawan Osteoporosis, mereka melaksanakan program dari Kementerian kesehatan yaitu pengukuran ebugaran (Sipgar) di lima kabupaten/kota di Kaltim. Yakni Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang dan Penajam Paser Utara.
Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dan daerah, dihadiri masing-masing 80 peserta. "Tak hanya itu, juga pelaksanaan pelatihan 70 instruktur senam pencegahan osteoporosis di Kota Samarinda. Para instruktur merupakan perwakilan dari setiap DPC Perwatusi di Kabupaten/Kota di Kaltim," ujar Wiwiek Neviana Yusuf yang baru saja dilantik sebagai Ketua Perwatusi Kaltim.
Acara Puncak yaitu pencanangan gerakan Kalimantan Timur melawan Osteoporosis dengan melaksanakan senam bersama berupa senam pencegahan osteoporosis bersama 1000 warga Kalimantan Timur.
Wakil Gubernur Kaltim H. Hadi Mulyadi SS.Msi, menyampaikan dukungan dan terimakasih kepada Perwatusi pusat khususnya selamat kepad DPD Perwatusi Kalimantan Timur yang terbentuk untuk membangung kepedulian sekaligus mendampingi masyarakat Kaltim agar megerti dan paham cara membangun pola hidup sehat dengan berolahraga agar terhindar dari penyakit keropos tulang. Sehingga dapat terus aktif dan produktif dalam kontribusinya bagi keluarga bangsa dan Negera.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Timur juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Perwatusi ini merupakan sebuh jawaban atas kebutuhan Bangsa dan khususnya Kalimantan Timur untuk memiliki generasi muda dan masyarakat yang aktif serta produktif agar menjadi generasi penerus yang berkualitas agar dapat berperan dalam pembangunan secara nasional juga Kalimantan Timur dimasa depan.
Ketua umum Perwatusi Hj Anita .A.Hutagalung menyampaikan Gerakan daerah melawan Osteoporosis ini merupakan program berkelanjutan dan akan terus digaungkan keberbagai daerah lainnya di seluruh Indonesia yang tentunya dengan bekerjasama dengan Pimpinan daerah dan juga dinas dinas terkait yang memiliki kesamaan Visi dan misi untuk menuju indonesia sehat dan Produktif.
Untuk diketahui, dalam perjalanan waktu sejak berdiri pada tahun 2002, Perwatusi memilikiprogram kerja yang terukur untuk mendampingi masyarakat Indonesia agar mengerti apa dan bagaimana cara efektif untuk menghindarkan Osteoporosis secara dini yang pada akhirnya menurunkan produktifas warga yang terdampak Osteoporosis.
Tanggal 23 Oktober 2021 Perwatusi bersama pemerintah pusat melakukan Pencanangan Gerakan Nasional Melawan Osteoporosis yang dicananangkan langusung oleh Wakil Presiden RI Bapak Prof.KH. Ma’ruf Amin di Jakarta.
Sebagai bentuk kepedulian Perwatusi dan pemerintah akan pentingnya melakukan langkah langkah efektif dan terstruktur untuk mencegah penyakit yang tidak memiliki gejala ini tapi berdampak bagi seluruh rakyat Indonesia yang memiliki cita cita Indoenesia Sehat dan produktif.
Setelah itu ditahun 2022 Perwatusi melakukan Gerakan Daerah. Melawan Osteoporosis Di 6 propinsi diseluruh Indonesia dan akan dilanjutkan keberbagai propinsi lainnya sebagai wujud pengejawantahan program Gerakan Indonesia melawan Osteoporosis. (and)


