Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Terkait kesiapan dan kemampuan pengusaha Balikpapan dalam ikut berkontribusi dan mengawal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) kota Balikpapan, Yasser Araffat mengaku selalu konsistensi untuk mendukung terhadap kesuksesan pembangunan IKN di Sepaku PPU, Kaltim.
"IKN adalah legacy (kebijakan) yang terbaik yang Indonesia berikan terhadap masyarakat Kalimantan Timur khususnya, maka dalam hal ini kita bagaimana caranya apapun itu, IKN harus tetap jalan terus, sukses dan berhasil," kata Yasser Arafat," Sabtu (24/12/2022).
Menurutnya, IKN juga membawa nuansa dan visi yang terbaru daripada wajah Indonesia di mata dunia, sebagaimana Presiden Jokowi menciptakan tagline yang sungguh sangat luar biasa yaitu menciptakan Green Environment (Lingkungan Hijau).
Hari ini, lanjut Yasser, negara telah membuktikan dengan sangat sungguh-sungguh memperhatikan masyarakat Indonesia khususnya Kalimantan Timur (Kaltim), apalagi diketahui dan dipahami bersama bahwa Bumi Borneo selalu di eksploitasi dengan hasil alam dan keindahan hutannya.
"Dengan adanya IKN, dengan hadirnya pemerintah disini, dengan nuansa baru yang didalamnya lebih dari 70 persen memperhatikan lingkungan hidup, maka itu pula yang akan menjaga konsistensi Indonesia dan masyarakat Kalimantan Timur pada umumnya. Itu dari segi lingkungan nya," ungkapnya.
Kendati demikian, Yasser mengatakan tentunya banyak hal yang bisa dikaryakan oleh Kadin Balikpapan. Ia menilai secara nominal proyek IKN sungguh sangat besar angkanya, oleh karenanya, bukan hanya peran dari pemerintah saja melainkan swasta pun mesti ikut hadir di ibu kota negara baru tersebut.
"Tentunya masih banyak karya dan pekerjaan yang bisa dikolaborasikan dengan mengoptimalkan orang lokal, pengusaha lokal dan tenaga kerja lokal, maka yang itu patut dan harus kita dukung semua," ujarnya.
Adapun langkah kongkrit dari Kadin Balikpapan, kata Yasser, dalam rangka menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun alat serta support di dalam memenuhi kebutuhan IKN, pihaknya telah menyiapkan para pengusaha, pekerja dan orang lokal yang siap berkontribusi dengan spek IKN berstandar tinggi, yang sudah melalui training dan memiliki sertifikat.
"Tinggal nanti setelah siap kami akan ke Badan Otorita IKN bagaimana orang lokal ini bisa diberdayakan, bisa eksis, bisa bermaslahat dan bermanfaat bagi keberhasilan pembangunan IKN," sambungnya.
Catatan dari Kadin adalah, Balikpapan yang sejatinya sebagai daerah penyangga IKN diyakini akan terdampak pula dengan bertambahnya jumlah penduduk, dan tentunya demografi pun akan mempengaruhi daripada kota Beriman.
Pun begitu, sebagaimana Balikpapan juga sebagai pintu gerbang, sehingga wajah keberhasilan IKN juga ditentukan daripada pintu gerbangnya itu sendiri.
"Ke depannya, Balikpapan juga harus diberdayakan dalam rangka mensuskseskan IKN. Maka mesti dibantu baik dari infrastruktur maupun daripada wajahnya perlu dipercantik, sehingga begitu orang masuk dari Balikpapan menuju ke IKN, itu akan menambah keberhasilan dari IKN tersebut," tegasnya.
"Poin nya adalah Kadin Balikpapan siap berkontribusi, bermaslahat, bermanfaat, didalam mensuskseskan pembangunan IKN tercinta," ucapnya.
Dia menambahkan, Kadin Balikpapan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah berani dan telah luar biasa memutuskan sesuatu yang tidak mudah.
"Tapi itu memang yang terbaik untuk masyarakat Indonesia tercinta," tutupnya. (*/lex)


