Kaltimkita.com, BALIKPAPAN– Masyarakat Kota Balikpapan dan Kaltim pada pertengahan Oktober ini kan menikmati wisata susur teluk Balikpapan menggunakan kapal Pinisi.
Bahkan pemilik akan menyiapkan kamar VIP termasuk juga disewakan bagi mereka ayang akan melangsung resepsi pernikahan atau bulan madu.
Kapasitas kapal pinisi yang didatangkan dari Labuan Bajo ini memuat 40-50 orang.
“Kita akan jual paket bukan hanya teluk tapi potensi didalamnya karena masyarakat ini banyak sekali bermacam-macam keinginannya. Ada mungkin setengah hari atau 2 jam bahkan menginap. Ini akan kita tawarkan ke masyarakat,” ujar Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Abdul Majid, Jumat (7/10/2022).
“Nanti ada kamar yang disiapkan dirancang misalnya bisa juga untuk honey moon kan bisa juga,” tambahnya.
Bahkan ke depan jika memungkinkan diadakan kapal pesiar untuk perjalan jauh seperti Balikpapan Sulbar atau Sulawesi. Namun saat ini pemkot dan investor swasta fokus pada wisata teluk Balikpapan dengan mengelilingi teluk Balikpapan dan mangrove didalamnya terdapat bekantan.
“Ini sesuai perencanaan awal bahwa kita perlu gali wisata bahari bahkan tiga tahun lalu kita sudah buat kajian karena potensi ini luar besar sekali,” ujarnya.
Majid menambahkan sport toursm juga bisa dikembangkan dengan jet ski internaional. “wisata bahari ini bisa gerakan ekonomi kota Balikpapan makanya kita menangkap peluang ini karena potensi besar sekali,” tandasnya.
Pada kesempatan sama Ketua Ekonomi Kreatif Kota Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas’ud menyampaikan apresiasi kepada investor yang mau mengembangkan wisata bahari seperti susur teluk. Apalagi ini dilakukan oleh orang Balikpapan.
Pihaknya mendorong investor untuk ikut membangkitkan gairah wisata bahari kota Balikpapan. Daya tarik susur teluk Balikpapan menurutnya tidak kalah hebat dengan wilayah lainya.
“Potensi luar biasa bisa lihat sunset disana. Saya mendorong kepada investor atau masyarakat untuk melihat peluang dengan potensi kota Balikpapan yang luar biasa,” ujarnya.
Pemerintah kota bersama swasta, masyarakat untuk sama-sama membangun potensi ekonomi baru dengan menyajikan konten-konten yang menarik seperti susur teluk yang dekat dengan IKN.
“Jadi kita bisa melihat hutan mangrove yang ada bekantan di teluk Balikpapan di Somber setelah itu kita susuri sampai pulau Balang. Lalu kita susuri lagi ke Belakangnya seperti pulau Raja Ampat. Walaupun Cuma ada beberapa pulau yang kita putari tapi sangat cantik disitu ada pohon mangrove yang oksigen bagus dibutuhkan,” ujarnya.
Kapal Pinisi diperkirakan akan di Balikpapan pada 12 Oktober mendatang. Pemilik Kapal Pinisi Riduan mengatakan dari uji coba pengenalan wisata susur teluk dengan kapal pinisi dua bulan lalu selama sebulan, respon masyarakat sangat tinggi.
“Respon yang kami terima dari masyarakat Balikpapan sangat antusias karena disini belum pernah ada,” kata nya usai melakukan susur teluk Balikpapan bersama ketua Ekonomi Kreatif Hj Nurlena, Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Abdul Majid, Jumat sore (7/10/2022).
Peluang itu ditangkap Riduan yang berani membeli kapal Pinisi dari Labuan Bajo untuk wisata bahari Kota Balikpapan. Pengembangan wisata ini akan didukung pemerintah kota Balikpapan.
“Idealnya 40 sudah ideal lah itu. Nanti didalamnya ada 3 kamar VIP. Kita belum tetapkan tapi diperkiraan penumpang dikenakan 150-165 ribu per pax. Nantinya ada welcome drink, kita siapkan paket makan malam atau makan pagi untuk trip pagi atau sore. Mungkin kita pakai dua trip nanti pagi dan sore,” tukasnya. (bie)


