Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kelurahan Baru Ilir tidak hanya menjadi program infrastruktur semata, tetapi juga mencerminkan kuatnya partisipasi warga dalam mendorong perubahan di lingkungan mereka. Aspirasi yang disampaikan melalui Rukun Tetangga (RT) menjadi dasar utama pemerintah kelurahan dalam menentukan titik-titik prioritas pemasangan lampu jalan.
Lurah Baru Ilir, Junaidi, menyampaikan bahwa usulan terkait penerangan jalan merupakan salah satu yang paling banyak diterima pihak kelurahan dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
“Sebagian besar usulan yang masuk berkaitan dengan penerangan jalan. Ini menandakan warga sangat peduli dengan kondisi lingkungannya,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Menurutnya, komunikasi yang aktif antara warga dan pengurus RT menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program tersebut. Setiap usulan yang disampaikan kemudian dipetakan dan disesuaikan dengan kondisi lapangan, termasuk tingkat urgensi dan potensi manfaat yang akan dirasakan masyarakat.
Hingga saat ini, pemasangan PJU telah menjangkau sekitar 60 hingga 70 persen wilayah Kelurahan Baru Ilir. Capaian ini dinilai cukup signifikan, mengingat banyaknya titik yang sebelumnya belum tersentuh penerangan, terutama di gang-gang kecil dan jalur penghubung antarpermukiman.
Junaidi menegaskan bahwa keterlibatan warga tidak berhenti pada tahap pengusulan saja. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Kami berharap warga ikut menjaga fasilitas ini. Karena kalau dirawat bersama, manfaatnya akan lebih lama dirasakan,” katanya.
Selain meningkatkan keamanan, kehadiran PJU juga berdampak pada aktivitas sosial masyarakat. Warga kini lebih leluasa beraktivitas di malam hari, baik untuk kegiatan ekonomi, interaksi sosial, maupun kegiatan ronda di lingkungan masing-masing.
Meski demikian, Junaidi mengakui bahwa masih banyak wilayah yang membutuhkan tambahan penerangan. Ia memastikan bahwa seluruh usulan yang masuk tetap menjadi perhatian dan akan diprioritaskan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran. “Semua usulan kami catat. Kami upayakan secara bertahap agar pemerataan penerangan bisa terus ditingkatkan,” tambahnya.
Pemerintah Kelurahan Baru Ilir optimistis, dengan sinergi antara warga dan pemerintah, program pembangunan seperti PJU dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Kolaborasi ini diharapkan terus terjaga sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan berdaya.
Dengan semangat gotong royong, warga Baru Ilir kini tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian penting dalam proses pembangunan di lingkungannya sendiri. (ref)


.jpg)