Tulis & Tekan Enter
images

KETUA BARU : Jundi Rahmad Danny resmi pimpin Persatuan Lawn Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Balikpapan periode 2026–2030 dalam musyawarah kota di Ruang Rapat Kantor PT Inkorincorp Filcocean Investama, Sabtu (4/4/2026).

Jundi Rahmad Danny Terpilih Aklamasi Pimpin Pelti Balikpapan

KaltimKita.com, BALIKPAPAN – Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Lawn Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Balikpapan periode 2026–2030 digelar di Ruang Rapat Kantor PT Inkorincorp Filcocean Investama, Sabtu (4/4/2026). Dalam muskot tersebut, Jundi Rahmad Danny terpilih secara aklamasi sebagai ketua.

Usai terpilih, Jundi menyampaikan komitmennya untuk membenahi organisasi serta mengembalikan kejayaan tenis di Balikpapan. Ia menilai, saat ini olahraga tenis menghadapi tantangan serius, terutama berkurangnya jumlah atlet akibat beralih ke cabang olahraga lain seperti pickleball dan padel.

“Ini menjadi tugas kami untuk mengembalikan minat dan membangun kembali pembinaan tenis, khususnya di kelompok usia muda,” ujarnya.

Ia juga menyoroti minimnya kejuaraan provinsi (Kejurprov) dalam beberapa tahun terakhir. Ke depan, Pelti Balikpapan berencana menghidupkan kembali Kejurprov sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dengan dukungan dari Pengprov Pelti Kaltim.

Selain itu, Balikpapan juga diproyeksikan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan berbagai kebutuhan, termasuk peningkatan jumlah wasit dan pelatih bersertifikasi serta pembinaan atlet muda sebagai bagian dari regenerasi.

“Ke depan, kami akan lebih fokus pada pembinaan usia dini dengan melibatkan para guru agar regenerasi atlet bisa berjalan optimal,” tambahnya.

Ketua Pengprov Pelti Kaltim, Hj. Wahyu Hernaningsih Seno, memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus Pelti Balikpapan atas kontribusi yang telah diberikan dalam memajukan olahraga tenis di daerah. Ia menegaskan bahwa Muskot bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk menyusun visi dan misi yang lebih baik.

“Harapannya, pengurus yang baru dapat solid dan kompak serta mampu menghadirkan prestasi yang lebih gemilang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muskot, Dwiky Octavinaz yang juga ketua sebelumnya, menjelaskan bahwa pelaksanaan Muskot sempat mengalami penundaan. Awalnya dijadwalkan pada Oktober 2025, namun diundur hingga April 2026 karena adanya penyesuaian agenda Rakernas dari pengurus pusat.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, Ratih Kusuma, menyambut baik pelaksanaan Muskot tersebut. Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa semangat baru dalam pengembangan tenis di Balikpapan.

“Berbagai capaian yang telah diraih sebelumnya menjadi fondasi penting untuk terus meningkatkan pembinaan dan prestasi, terutama di tingkat usia dini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyelenggaraan turnamen secara rutin sebagai upaya mendorong perkembangan atlet dan meningkatkan daya saing tenis Balikpapan di tingkat yang lebih tinggi. (and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//