Tulis & Tekan Enter
images

FOTO: Tangkapan layar akun oknum mitra menu "Pijet Dewasanya" yang muncul di GoFood lengkap dengan opsi dan harga tak sesuai layanan makanan. (Istimewa)

Jajakan Jasa Pijat Dewasa via GoFood, Akun Oknum Mitra di Balikpapan Dilenyapkan dari Ekosistem Gojek

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - GoFood tidak dirancang untuk menjual jasa pijat. Namun seorang oknum mitra di Balikpapan rupanya mencoba membuktikan sebaliknya. 

Akun merchant yang terdaftar sebagai mitra GoFood pada aplikasi Gojek itu ketahuan menampilkan sesuatu yang sama sekali bukan makanan atau minuman.

Berdasarkan tangkapan layar aplikasi yang diterima media ini, terlihat sebuah akun yang terdaftar di kategori GoFood menampilkan menu bertajuk “Pijet Dewasanya” dengan harga Rp 250ribu.

Alih-alih memuat makanan atau minuman, menu tersebut menampilkan foto seorang perempuan yang sedang duduk di meja makan sebagai gambar produk. 

Pada halaman “Custom pembelian”, opsi yang tersedia juga tidak relevan dengan layanan kuliner. Terdapat pilihan bertuliskan “Mauberapa kali keluar” dengan tambahan harga Rp 250ribu, serta bagian “Pilihan gula” lazim digunakan untuk tingkat kemanisan minuman.

Namun dalam tangkapan layar ini, opsi 'Tanpa gula' justru menambah harga Rp 150ribu, 'Sedikit' Rp 200ribu, 'Normal' Rp 300ribu, dan 'Extra' Rp 400ribu. Skema harga tersebut diduga pengkodean layanan di luar konteks makanan dan minuman.

Di bagian bawah juga tampak menu lain dengan harga Rp 500ribu disertai foto dua perempuan dan keterangan yang mengarahkan transaksi dilakukan langsung tanpa perantara iklan.

Head of Corporate Affairs Region Gojek, Mulawarman, tak membantah ulah oknum mitra tersebut. Dia mengklaim Gojek tidak membiarkan konten tersebut bertahan lama. Perusahaan segera mengidentifikasi akun yang bersangkutan dan menjatuhkan sanksi penonaktifan permanen.

"Terkait unggahan menu yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di GoFood ini, kami telah mengambil langkah tegas yang diperlukan dan menonaktifkan secara permanen akun resto/merchant tersebut," kata Mulawarman tertulis, dikutip Senin (23/2/2026). 

Tidak berhenti di situ, Gojek juga memastikan pelaku kehilangan akses selamanya dari seluruh ekosistem platform.

Kini akun mitra yang dimaksud sudah benar-benar lenyap dari sistem dan tidak bisa ditemukan lagi oleh pengguna. 

"Kami juga memastikan bahwa akun tersebut tidak dapat mendaftar kembali ataupun bergabung ke dalam ekosistem Gojek," sambung Mulawarman.

Mulawarman juga mengajak pengguna untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan platform. 

Ia meminta masyarakat segera melapor bila menemukan merchant yang mencurigakan atau beroperasi di luar ketentuan. 

"Keamanan dan kenyamanan pengguna merupakan prioritas kami. Kami mengimbau pengguna untuk melaporkan merchant yang tidak sesuai atau melanggar ketentuan melalui customerservice@gojek.com," tandasnya. (zyn) 



Tinggalkan Komentar

//