Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Rombongan komisi 2 DPRD Provinsi Kaltim melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kelautan Dan Perikanan UPTD Balai Benih Sentral Air Payau Dan Air Laut Manggar atau disingkat SPAPAL Manggar, rombongan ini terdiri dari Ely Hartati Rasyid, Siti Rizky Amalia, dan Encik Wardani pada 13 November lalu. Sebelum melakukan peninjauan, Rombongan Komisi 2 DPRD Provinsi Kaltim diberikan pemahaman dan edukasi oleh Kasi Pengendalian Mutu Ahmad Wildan terkait potensi bisnis benur dan ikan laut hasil budidaya UPTD SPAPAL Manggar.
Anggota DPRD Provinsi Kaltim Ely Hartati Rasyid mengaku tertarik dengan potensi bisnis dari pengembangan budidaya benur dan ikan laut untuk menunjang peningkatan sektor Sumber daya manusia dan peningkatan perekonomian masyarakat yang menjadi pelaku usaha benur dan ikan laut binaan UPTD SPAPAL Manggar. “Alhamdulilah kita jadi tau terkait pengelolaan dan prosedur yang sudah dilaksanakan UPTD, dan kita juga wajib support karena saya melihat sudah sangat maksimal dan kami mewanti-wanti persiapan IKN bagaimana UMKM disini bisa menjadi peternak udang dan ikan yang dibudidayakan balai benih”, Terang Ely Hartati Rasyid ketika diwawancarai awak media usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi kolam pembenihan benur.
Segala potensi dari benur ini diyakini Ely dapat bermanfaat bagi masyarakat, namun hal yang menjadi sorotannya adalah kurangnya SDM yang memadai untuk proses budidaya benur masih terbatas sehingga diperlukan pelatihan khusus bagi pelaku usaha agar dapat mengembangkan benur untuk mengatasi dari resiko gagal panen dan benur dapat dieksport ke luar negeri yang juga dapat mendorong pendapatan masyarakat.
:”Tantangan yang dihadapi kekurangan SDM, saya sarankan pelatihan lagi dari pegawai UPTD untuk menjadi spesialisasi pengolahan benur bibit unggul yang keuntungannya sangat berdampak terhadap ekonomi, udang fename contohnya anggaranya 50 ribu perkilo, dengan perkiraan ongkos produksi 30 ribu berarti ada keuntungan 20 ribu, dan rata-rata pendapatan UMKM 13 sampai 15 juta, itu luar biasa semoga uptd SPAPAL dapat mendorong pendapatan masyarakat”, Tambah Ely. (Adv/DPRD Kaltim)


