Kaltimkita.com, SAMARINDA - Setelah melihat keberhasilan tim sepak bola putri Kalimantan Timur (Kaltim) yang berhasil lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 21, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim kini fokus mengembangkan program pembinaan untuk cabang olahraga ini. Langkah tersebut dipandang strategis untuk memperkuat prestasi dan membuka peluang bagi pemain putri berbakat di daerah.
Plh Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, menyampaikan rencana tersebut dengan penuh antusiasme, mengingat cabang sepak bola putri mulai menunjukkan potensi signifikan.
“Mungkin kita akan pikirkan karena memang berdasarkan PON kemarin, cabor sepak bola tim putri justru lolos ke PON. Kita akan agendakan dan kita sampaikan ke bidang Peningkatan Prestasi Olahraga agar hal ini bisa dilakukan," ujarnya.
Dispora Kaltim juga berambisi memperluas cakupan pembinaan untuk berbagai cabang olahraga lainnya, dengan tujuan membangun generasi atlet muda berbakat di seluruh bidang. Upaya ini dilakukan agar setiap cabang olahraga di Kaltim memiliki fondasi yang kuat melalui pembinaan yang berjenjang.
Menurut Sri Wartini, pengembangan atlet muda di berbagai cabang olahraga sangat penting untuk memastikan kontinuitas prestasi daerah.
Dispora Kaltim memahami bahwa pembinaan yang menyeluruh dan berjenjang dapat menciptakan kesempatan bagi atlet muda dari berbagai latar belakang untuk terus berkembang dan siap berkompetisi di berbagai ajang, baik di tingkat daerah maupun nasional. Program ini sekaligus menjadi cara untuk mendorong generasi muda agar lebih tertarik dan aktif dalam dunia olahraga.
"Bukan hanya satu dua cabor tetapi kalau bisa memang secara keseluruhan cabor dengan secara berjenjang," tambahnya.
Dengan program ini, Dispora Kaltim menargetkan untuk memfasilitasi pembinaan atlet muda secara lebih menyeluruh, menciptakan fondasi yang kokoh, serta membangun regenerasi yang solid dalam dunia olahraga Kalimantan Timur.
Selain untuk mempersiapkan atlet yang mampu bersaing di PON, pembinaan ini diharapkan mampu menciptakan sistem pembibitan yang berkelanjutan di Kalimantan Timur. Ekosistem olahraga yang kuat tidak hanya akan meningkatkan prestasi daerah, tetapi juga mendorong kemunculan atlet muda potensial dari seluruh cabang olahraga. (dn)


