Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Semakin maraknya penyakit DBD dan terbatasnya vaksin boster akhir-akhir ini di kota Balikpapan menjadi perhatian serius bagi Komisi II DPRD kota Balikpapan.
Ya, guna mencari tahu permasalahan dan solusi, Komisi II DPRD kota Balikpapan akan segera mengundang pihak Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan untuk melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
"Dalam waktu dekat ini kami (Komisi II) akan berkoordinasi dengan instansi terkait salah satunya DKK," ujar anggota Komisi II DPRD kota Balikpapan, Sandi Adrian saat ditemui di ruang kerjanya beberapa hari yang lalu.
Sandi menjelaskan, RDP itu dilaksanakan dengan tujuan untuk membahas bersama pihak DKK bagaimana cara mensiasati kebutuhan vaksin (boster) yang diperlukan masyarakat.
Pun begitu, Seperti apa langkah-langkah antisipasi dan program dari DKK terkait dengan penyakit berbahaya DBD yang sekarang sudah mulai meningkat kembali.
"Jadi terkait persoalan itu semua, kami ingin mengetahui apa yang nanti akan dilakukan DKK. Dan antisipasi DBD supaya tidak semakin bertambah korban dari penyakit ini," tegasnya.
Dia menambahkan, RDP tersebut sejatinya harus segera terlaksana karena sudah menyangkut penyakit berbahaya yang mengancam masyarakat kota Balikpapan.
"Ya dalam waktu dekat segera kami koordinasi dengan mereka," tutupnya. (lex)


