KaltimKita.com, BALIKPAPAN—Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Balikpapan (Uniba) menggelar pelantikan Presiden Mahasiswa periode 2026–2027 di Ballroom Putri Aji Karang Melenu, Gedung Fakultas Kedokteran lantai 8, Kampus Uniba, Rabu (8/4/2026).
Acara pelantikan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Balikpapan Dr. Ir. Isradi Zainal, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, Penjaminan Mutu, dan Sistem Informasi, Dr. Aswadul Fitri Saiful Rahman, S.T., M.Eng. Staf Ahli Bidang Pemerintahan Setda Kota Balikpapan Adwar Skendra Putra. Presiden Mahasiswa Uniba periode 2025–2026, Hijir Ismail, serta seluruh pengurus organisasi mahasiswa di lingkungan Uniba. Dan turut hadir pula perwakilan organisasi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Balikpapan.
Sebelum pelantikan, rangkaian kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari rapat pembentukan panitia hingga Pemilihan Raya (Pemira) yang melibatkan seluruh organisasi mahasiswa. Dalam Pemira tersebut, pasangan Jusliadin sebagai calon Presiden Mahasiswa dan Muhammad Rizky Alam Firmansyah sebagai calon Wakil Presiden Mahasiswa ditetapkan secara aklamasi karena menjadi satu-satunya pasangan calon.

Setelah resmi ditetapkan, Jusliadin dan Muhammad Rizky Alam Firmansyah beserta jajaran pengurus BEM Uniba periode 2026–2027 dilantik dalam prosesi resmi. Pada kesempatan tersebut, Rektor Uniba secara simbolis menyerahkan pataka sebagai tanda pengesahan kepengurusan baru.
Dalam sambutannya, Rektor Uniba menyampaikan harapannya agar kepengurusan BEM yang baru mampu membawa perubahan yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Kendati kepengurusan BEM Universitas Balikpapan sebelumnya sudah menjalan tugasnya dengan sangat baik . “Saya berharap pengurus BEM yang baru dilantik ini memiliki terobosan dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar Presiden Mahasiswa beserta jajarannya aktif menyelenggarakan kegiatan positif bersama organisasi mahasiswa lainnya. “Sering-seringlah membuat kegiatan agar kalian bisa berorganisasi dengan baik. Perlu diingat, banyak tokoh penting di negeri ini yang saat menjadi mahasiswa, mereka-mereka itu aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Baik internal dan eksternal kampus,” pungkasnya.

Jusliadin juga mengatakan, bahwa BEM Uniba hadir sebagai eksekutor penyambung lidah mahasiswa di lingkungan Universitas Balikpapan, untuk bagaimana dalam lingkungan Universitas Balikpapan tidak ada diskriminasi dalam bentuk apapun
Dalam pelantikan tersebut mengsut tema “Dengan Semamgat Persatuan dan Perjuangan Meweujudkan BEM Uniba yang Unggul Mandiri Berbudaya, dan tema Focus Grub Discusion (FGD) “Aspirasi Mahasiswa Antara Harapan, Kenyataan dan Perubahan di Kampus”
Ia juga menegaskan akan mengawal segala bentuk kebijakan Pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat. (and)


