KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dilaksanakan di Kota Balikpapan untuk pertama kalinya pada Senin (17/2/2025). Pemerintah Kota Balikpapan sepenuhnya mendukung kegiatan ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik menuturkan, pihaknya selaku penerima manfaat. Sementara pelaksana adalah Badan Gizi Nasional (BGN). Penganggaran hingga penunjukkan katering sepenuhnya masih jadi kewenangan BGN.
Disdikbud menyatakan siap apabila BGN membutuhkan lebih banyak anak sekolah untuk sasaran MBG. Hingga pelaksanaan ini, Disdikbud juga telah berdiskusi dengan BGN maupun katering yang dipilih.
"Kurang lebih dua bulan lalu. Kami, jika diminta menyiapkan anak, siap seratus persen," ujar Irfan.
Untuk kesiapan katering, Dinas Kesehatan, menurut Irfan juga melakukan komunikasi. Ada sejumlah evaluasi juga yang dilakukan, sehingga ada perbaikan-perbaikan sebelum akhirnya tiga katering ditunjuk. "Tapi saat ini satu katering yang menyatakan siap," katanya.
Pada MBG perdana ini ada sekira 3.300 siswa penerima manfaat yang berasal dari tujuh sekolah. Yakni SD 015, SD 016, SD 010, SMP 26, SMP 18, SD Nurul Ilmi dan TK Nurul Ilmi.
"Katering ini dari sisi protokol kesehatannya, sumber daya manusia, ahli gizi dan lainnya sudah siap. Makanya hari ini tujuh sekolah ini siap menerima," terangnya.
Katering menyiapkan sejak pagi atau sesi pertama. Nantinya untuk sesi kedua waktunya diatur karena ada perbedaan masuk kelas. "Ada yang sesi pertama pada 07.45 Wita untuk anak-anak yang sekolah pagi dan sesi kedua pada 11.30 Wita," sebutnya.
Hingga pelaksanaan perdana ini, keseluruhan amggaran masih dari pemerintah pusat. Ini adalah kegiatan oertama di Balikpapan. Meskipy sebelumnya sempat dilakukan simulasi yang dilakukan oleh TNI, Polri, maupun perusahaan dari dana CSR.
"Alhamdulillah berjalan lancar, jadi simulasi kemarin itu kita coba terapkan sekarang. Semua bisa berjalan dan tidak mengganggu pelajaran anak-anak. Mereka bisa langsung makan sebelum memulai pembelajaran," jelasnya.
Irfan menegaskan, pihaknya siap mendukung kegiatan Makan Bergizi Gratis. Ia berharap ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Nantinya apabila berlanjut, total ada 60 ribu siswa penerima manfaat. Mulai tingkat TK, SD dan SMP. "Di tahap pertama ini sasarannya baru 9.000 siswa dari katering," katanya.
Ia berharap semua siswa ini bisa tercover. Ia pun berjanji akan menyiapkan siswa dari sekolah atau alamat mana saja sesuai yang diminta. "Dari tiga katering ini nanti lambat laun akan bertambah," katanya. (efa)


