Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Praktik pungut biaya oleh oknum juru parkir liar di gerai minimarket Balikpapan kini menjadi sorotan serius DPRD Kota Balikpapan. Pasalnya, biaya parkir tersebut secara teknis sudah masuk dalam pajak daerah yang dibayarkan pengusaha, sehingga warga seharusnya tidak lagi dibebani biaya tambahan saat berbelanja.
Wakil rakyat di legislatif menegaskan agar tidak perlu ada lagi oknum parkir liar di minimarket. Ini sekaligus untuk mendukung kenyamanan masyarakat yang berbelanja.
Ketua Komisi I Danang Eko Susanto mengatakan, minimarket telah menyediakan parkir secara gratis. Bahkan tak sedikit yang sudah memasang plang bertuliskan parkir gratis.
Sayangnya masih ada saja oknum yang memalak warga dengan beralasan biaya parkir. Menurutnya hal ini jelas-jelas melanggar aturan dan kenyamanan warga.
“Parkir ini sudah masuk dalam fasilitas bagi warga yang berbelanja. Jadi seharusnya tidak ada lagi beban parkir,” tuturnya saat ditemui, Selasa (3/3).
Danang menjelaskan, secara teknis fasilitas parkir ini sudah dibayarkan oleh minimarket kepada pemerintah melalui pajak daerah. Adanya pungutan parkir justru menegaskan ada biaya yang tidak jelas lari kemana.
“Komisi I mendukung kegiatan usaha minimarket di Balikpapan. Termasuk memberi kemudahan dengan bebas parkir,” sebutnya. Sehingga mereka yang memungut biaya tentu oknum parkir liar.
“Kalau perlu silakan minimarket tulis saja besar-besar bahwa tidak ada biaya parkir,” sebutnya. Namun memang ini harus kerja ekstra untuk melawan oknum tersebut.
Dia mengingatkan bangunan minimarket sudah termasuk dalam fasum dan tidak ada pungutan parkir. “Tapi masih banyak preman yang memanfaatkan momen,” imbuhnya.
Padahal minimarket juga sudah cukup mendukung pendapatan asli daerah (PAD) dari ketaatan pembayaran pajak. Dia berharap masalah parkir liar ini bisa menjadi atensi serius.
“Jadi harus ditegaskan agar Balikpapan semakin nyaman baik untuk warga maupun investor,” ujarnya. Sehingga mereka betah untuk menanamkan modal di Balikpapan dan turut menggerakkan ekonomi. (ang)


