Tulis & Tekan Enter
images

RESMI BERGULIR : Kejuaraan Renang se-Balikpapan bertajuk Walikota Cup menjadi ajang seleksi menuju Popda XVI Paser dan Prakualifikasi Porprov.

Tujuh Klub Berebut Juara Umum Kejuaraan Renang se-Balikpapan Bertajuk Walikota Cup

KaltimKita.com, BALIKPAPAN  -   Para perenang Kota Minyak sangat antusias menyambut kejuaraan. Tak ayal Kejuaraan Renang se-Balikpapan bertajuk Walikota Cup diikuti ratusan peserta. Berlangsung di Kolam Renang Mulawarman, Sabtu (16/10/2021), total 170 nomor diperebutkan oleh tujuh klub yang berpartisipasi.

Garapan Pengcab Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Balikpapan dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan ini memang cukup dinanti. Apalagi sudah hampir dua tahun nihil kejuaraan akibat pandemi Covid-19. ”Bersyukur situasi mulai membaik. Kejuaraan ini sangat ditunggu-tunggu,” kata Ketua Pengcab PRSI Balikpapan Ali Bausat.

Memang dalam kejuaraan ini diikuti setidaknya 178 atlet. Mulai dari pemula hingga senior berpartisipasi. Masing-masing ada 17 gaya untuk putra dan putri yang dipertandingkan.

”Dari U-9 hingga 20 tahun ke atas ikut. Kejuaraan ini sebagai ajang seleksi untuk kesiapan terjun di Popda XVI Paser dan Prakuaifikasi Porprov,” jelasnya.

Berbicara soal kelompok umur, kata anggota Binpres KONI Balikpapan ini menambahkan cukup luar biasa dari segi partisipasi.  Tercatat ada ratusan atlet ikut. Ini artinya, klub-klub melakukan pembinaan secara kontinu.

”Pembinaan klub-klub sangat luar biasa. Artinya untuk mencari atlet tidak sulit. Termasuk mencari atlet berstatus pelajar untuk Popda,“ katanya.

Sementara, Kepala Bidang Olahraga DPOP Balikpapan M Norhan menyambut baik hadirnya event ini. Terlebih, ajang ini sebagai seleksi untuk ikut di dua event besar tingkat Kaltim.

”Para klub di Balikpapan juga sangat antusias. Semoga dengan kejuaraan ini bisa melahirkan atlet-atlet berkualitas,” harapnya.

Meski status Kota Minyak sudah berada di PPKM Level 2, ia menekankan agar protokol kesehatan bisa diperhatikan. Terutama di dalam venue tanpa adanya penonton dan menjaga jarak. 

”Tadi sempat kami tunda karena masih ada penonton. Di dalam arena hanya atlet dan panitia saja. Itupun yang mau bertanding. Prokes harus diperhatikan,” kata mantan Ketua Binpres KONI Balikpapan ini. (and)

 


TAG

Tinggalkan Komentar