Tulis & Tekan Enter
images

FOTO: Gerbang Tol Manggar Balikpapan-Samarinda.

Tol IKN Jadi Jalur Favorit Libur Akhir Tahun, Lebih 12 Ribu Kendaraan Melintas dalam 5 Hari

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Libur akhir tahun 2025 memunculkan pola baru pergerakan kendaraan di Kalimantan Timur. 

Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak lagi sekadar jalur alternatif, melainkan menjadi pilihan utama pengendara lintas provinsi, terutama pada periode menjelang perayaan Tahun Baru 2026. 

Fenomena tersebut tercermin dari data Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division.

Dalam rentang 20 hingga 24 Desember 2025, misalnya, sebanyak 12.179 kendaraan tercatat memasuki Gerbang Tol Manggar dari Ruas Tol Balikpapan–Samarinda menuju Tol IKN.

Arus kendaraan keluar dari Tol IKN menuju Balikpapan dan Samarinda juga terbilang tinggi, mencapai 8.147 unit.

Lonjakan volume ini menciptakan titik-titik tekanan baru pada sistem lalu lintas, khususnya di akses masuk dan keluar tol. 

Menyikapi kondisi tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur menyesuaikan pola pengawasan dengan memusatkan personel di area yang berpotensi mengalami kepadatan dan kecelakaan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kaltim, AKBP Bangun Isworo, menyebut penempatan personel difokuskan pada lokasi yang kerap menjadi simpul pertemuan arus kendaraan.

"Khusus Satuan Tugas Kamseltibcarlantas, kami tempatkan personel pada titik-titik rawan kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas," kata Bangun, Minggu (28/12/2025). 

Menurutnya, pintu masuk Tol Manggar serta pintu keluar Tol IKN di kawasan ITCHI menjadi titik perhatian utama.

Selain itu, kepadatan yang berpotensi merambat ke wilayah perkotaan membuat pengamanan diperluas hingga ke dalam Kota Balikpapan.

"Penebalan personel juga dilakukan di wilayah kota untuk membackup Polresta Balikpapan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Dari sisi pengelola jalan tol, perubahan perilaku pengguna jalan dinilai sebagai dampak langsung dari beroperasinya Tol IKN.

Marketing and Communication Department Head Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Herald Galingga, mengatakan jalur baru tersebut menggeser preferensi rute masyarakat.

"Akses Tol IKN memberikan dampak nyata terhadap pergerakan kendaraan dari Kalimantan Timur ke Kalimantan Selatan. Masyarakat kini memiliki pilihan rute yang lebih efisien," jelas Herald.

Perubahan arus ini turut memengaruhi kinerja Ruas Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam).

Pada periode H-7 hingga H-1 Natal 2025, volume kendaraan di ruas tersebut mencapai 106.769 unit. Angka ini melonjak 39,4 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di kisaran 76.597 kendaraan. (zyn) 



Tinggalkan Komentar

//