KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbudristek menggelar Program Non-Degree Peningkatan Kompetensi Dosen Vokasi Tahun 2024. Berlangsung di Lantai 4 Gedung Terpadu, Kamis (16/5/2024), pelaksanaan dilakukan secara daring dan tatap muka.
Total 50 peserta berasal dari dosen Poltekba dan dosen PTN lainnya berpartisipasi dengan dua narasumber Noor Ardiansyah (Politeknik Negeri Semarang) dan Dwi Susanto (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya).
Koordinator Bidang Kepegawaian Poltekba Arief Triono mengatakan Pendidikan Tinggi Vokasi memiliki peran yang penting dalam mempersiapkan kualitas SDM dengan kemampuan dan keterampilan berdaya saing unggul. Impian Indonesia 2015-2085 merupakan milestone untuk perubahan Indonesia yang lebih baik salah satunya melalui Indonesia Emas 2045.

Memang, kata dia program ini sekaligus mempersiapkan diri menuju Indonesia yang akan mengalami bonus demografi pada tahun 2030. Dimana penduduk usia produktif lebih besar dibanding kelompok usia tidak produktif. Hal tersebut merupakan peluang sekaligus tantangan. Indonesia harus mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan unggul.
“Empat syarat terwujudnya Indonesia emas yaitu kualitas manusia, ketersediaan infrastruktur, kualitas kelembagaan dan kebijakan pemerintah. Kunci pilar tersebut adalah kualitas manusia, apalagi proyeksi kebutuhan tenaga kerja pada tahun 2035, khususnya pada sektor industri meningkat rata-rata 8%.

Nah, kegiatan ini, lanjut dia sebagai bentuk komitmen Pendidikan Tinggi Vokasi sebagai dalam menyiapkan bangsa Indonesia menjadi lebih kuat dan maju melalui SDM yang unggul.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, wawasan dan pengetahuan dosen sesuai dengan perkembangan dan dinamika industri dalam wadah ekosistem dan tata kelola Perguruan Tinggi Vokasi yang baik dan sehat untuk menuju reputasi global,” jelas Arief Triono.
Dari pelaksanaan ini, diharapkan para dosen semakin menambah wawasan dan pengetahuan. Serta dapat mengajarkan ilmu-ilmu yang baru bagi mahasiswa yang bisa bermanfaat bagi dunia kerja dan dunia industri saat ini. (and)


