KaltimKita.com, TANJUNG REDEB - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam memperkuat ekonomi kreatif mendapat respons positif dari berbagai pihak.
Namun, di balik apresiasi tersebut, muncul dorongan agar pemerintah tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi juga memperkuat dukungan teknis dan akses pasar bagi para pelaku kreatif lokal.
Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, menilai, ekonomi kreatif telah menjadi tulang punggung baru dalam pembangunan ekonomi modern.
Meski demikian, ia menekankan bahwa sektor ini membutuhkan ekosistem yang memadai agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Potensi ekonomi kreatif sangat besar, tetapi perlu difasilitasi dengan pelatihan, ruang kreasi, serta akses pemasaran yang luas. Tanpa itu, kreativitas masyarakat sulit naik kelas,” katanya.
Ratna juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah, komunitas kreatif, dan pelaku usaha.
Ia menyebut sejumlah daerah yang berhasil mengembangkan ekonomi kreatif karena memiliki dukungan kuat dari pemerintah dalam bentuk pembiayaan, pendampingan, hingga festival seni dan budaya rutin.
Menurutnya, pelaku UMKM di Berau sebenarnya memiliki kreativitas tinggi, namun masih terkendala peralatan, promosi, serta minimnya literasi digital.
“Inisiatif masyarakat memang penting, tapi pendampingan pemerintah tetap harus hadir. Jika difasilitasi dengan baik, sektor ini bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan,” tutupnya. (Adv)


