Tulis & Tekan Enter
images

Kehadiran SAUM Bacitra yang diuji coba Pemkot Balikpapan sempat mendapat sambutan positif masyarakat.

Masih Dievaluasi, Pemkot Balikpapan Berencana Kembali Operasikan Bacitra

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Sempat menjadi primadona baru bagi pengguna transportasi di Kota Balikpapan, Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM) Bus Balikpapan City Trans atau Bacitra yang terhenti beroperasi sejak Rabu (17/7/2024) lalu dikarenakan mendapatkan protes dari para supir angkutan umum, berencana kembali diaktifkan oleh Pemerintah Kota pada awal Agustus ini.

Saat dikonfirmasi media, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Adwar Skenda Putra mengatakan bahwa memang seharusnya operasional Bacitra dimulai pada hari ini, yakni 1 Agustus 2024. 

Akan tetapi, pengoperasian kembali Bacitra masih dikoordinasikan lebih lanjut. Di mana, Pemerintah Daerah perlu melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) melalui Direktorat Perhubungan Darat, terkait evaluasi operasional transportasi massal tersebut.

"Ya sesuai jadwal dan kesepakatan, harusnya 1 Agustus ini sudah beroperasi. Cuma kami lihat, apakah evaluasi sudah selesai," ungkap Adwar Skenda saat dihubungi melalui via Whatsapp, Rabu (31/7/2024).

Pria yang karib disapa Edo itu menyampaikan, sejauh ini operasional Bacitra memang masih berupa perjanjian uji coba. Apa bila berhasil, maka proses uji coba akan dilakukan selama tiga tahun dengan kewenangan sepenuhnya dari Kemenhub RI. 

"Pemkot Balikpapan itu dikasih wewenang setelah tiga tahun pengoperasian Bacitra. Kalau selama ini masih wewenang Kemenhub. Jadi setelah tiga tahun uji coba, maka Pemkot Balikpapan harus siap untuk mengoperasikan," terangnya.

Kendati begitu, Edo menegaskan bahwa Pemerintah Pusat cukup serius untuk mendorong Pemkot Balikpapan dalam menyiapkan SAUM yang representatif bagi masyarakat Kota Beriman. 

Bahkan, Direktur Angkutan Jalan Ditjen Hubdat Suharto turut meninjau armada Bacitra, pertengahan Juli 2024 lalu.   

"SAUM Bacitra masih dievaluasi oleh kementerian, karena ada beberapa syarat hasil evaluasi kemarin setelah beroperasi selama dua minggu. Jadi kami minta ditindak lanjuti termasuk pembatasan-pembatasan jumlah penumpang," jelasnya.

Menurutnya, masyarakat Kota Balikpapan sebenarnya beruntung bisa mendapatkan kesempatan merasakan fasilitas SAUM yang representatif dari Kemenhub RI. Sehingga, ia berharap masyarakat Kota Balikpapan dapat mendukung operasional Bacitra.

"Ini usaha Pemkot Balikpapan untuk mendapatkan fasilitas SAUM. Karena permintaan (pengadaan SAUM) itu, hampir semua kota mengajukan. Bahkan kemarin Kota Samarinda sempat tertolak, kemudian Makassar itu minta juga tapi tertolak juga," akunya.

"Kami bersyukur sudah difasilitasi oleh Kementerian Perhubungan untuk dilakukan survei terlebih dahulu. Walaupun ini masih survei, namun minat masyarakat bisa di atas 90 persen semua setuju adanya SAUM itu. Tinggal komitmennya kita lagi," pungkasnya. (lex)


TAG

Tinggalkan Komentar

//