Kaltimkita.com, PENAJAM- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan menggelar pelatihan berbasis kompetensi pada bulan ini. Kepala Disnakertrans PPU, Marjani mengatakan, pelatihan berbasis kompetensi yang akan digelar Disnakertrans PPU kali ini khusus untuk pelatihan welder atau las dan kursus operator alat berat forklift.
“Bulan ini kami akan melakukan pelatihan welder dan operator forklift. Peserta nantinya juga akan dilatih pengelasan di bawah air,” kata Marjani, Jumat (19/4/2024).
Pelatihan welder dan operator forklift di khususkan bagi warga PPU. Jadi, warga PPU yang berminat mengikuti pelatihan tersebut dianjurkan mendaftar di kantor Disnakertrans paling lambat 24 April 2024. Marjani meminta, kepada warga yang hendak mengikuti pelatihan segera mendaftar karena jumlah peserta yang akan diterima hanya 15 orang.
“Jumlah peserta pelatihan yang akan direkrut hanya 15 orang,” ujarnya.
Marjani mengungkapkan, calon peserta pelatihan welder dan operator forklift harus memenuhi beberapa syarat yakni melampirkan fotocopy KTP PP, fotocopy ijazah terakhir SMA dan sederajat, pas photo 3×4 berlatar merah sebanyak 2 lembar.
Selain itu, calon peserta yang belum bekerja harus melampirkan AK I atau kartu kuning, berusia 18 tahun sampai 35 tahun, belum pernah mengikuti program pelatihan selama dua tahun terakhir, melampirkan BPJS/KIS dan surat pernyataan siap mengikuti pelatihan selama enam minggu.
“Perekrutan peserta pelatihan kali ini dibuka untuk umum bagi warga PPU. Tetapi, kami utamakan dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Peserta dari keluarga kurang mampu harus melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan/desa,” bebernya.
Marjani mengatakan, pelatihan tersebut akan dilaksanakan di UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan selama enam pekan. Seluruh akomodasi peserta pelatihan ditanggung oleh Disnakertrans PPU.
“Seluruh biaya pelatihan dan akomodasi peserta selama mengikuti pelatihan akan ditanggung oleh Disnakertrans,” terangnya.
Marjani menekankan, pelatihan las dan operator forklift digelar dalam rangka meningkatkan kompetensi masyarakat PPU dalam menghadapi persaingan kerja di Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Pelatihan welder dan operator forklift ini sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja di IKN. Sehingga, warga yang telah mengikuti pelatihan ini memiliki kesempatan besar untuk bekerja proyek pembangunan IKN,” pungkasnya. (adv)


