Tulis & Tekan Enter
images

Bahas IKN, Rektor Uniba Luruskan Pernyataan Rocky Gerung

KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Universitas Balikpapan mengundang Pengamat Politik Rocky Gerung. Kehadirannya untuk diskusi membahas proses pembangunan IKN dan dampaknya terhadap masyarakat Kaltim, Jumat (14/6/2024). Dalam diskusi tersebut, hadir Rektor Uniba Dr Isradi Zainal, para dosen, mahasiswa.

Pada saat berdiskusi, Rocky Gerung menilai jika pembangunan IKN hanya delusi dan ambisi dari Presiden Joko Widodo. Mengingat, sangat minim yang ingin berinvestasi. “Semua orang tahu bahwa keadaan dunia dan soal isu lingkungan serta kondisi stabilitas politik yang sedang berkangsung, justru akan membatalkan para investor ke IKN,” ujar Rocky Gerung.

Tak hanya itu, beberapa pernyataan Rocky Gerung juga banyak mengkritik perihal pembangunan IKN.

Menanggapi hal tersebut, Isradi Zainal mengatakan jika apa yang dikritik Rocky Gerung juga ada benarnya, tetapi proyek pembangunan IKN akan berjalan dengan baik dan prosesnya masih terus berlangsung. Setiap pekan, kata dia selalu mengunjungi dan memantau pembangunan IKN. Ia optimis tahun ini sudah bisa dihuni.

“Saya undang Pak Rocky karena beliau orang jujur. Meski berbeda dengan pendapat saya, saat ini proses pembangunan tahap pertama IKN sudah mencapai 80,82 persen. Saya sebut juga Pak Rocky jika anggaran IKN itu multiyears. Anda juga mengatakan proyek ini gagal, namun itu tidak benar. Karena pembangunan kantor presiden beserta lainnya sudah hampir rampung. Diperkirakan Juli sudah rampung. Saya berbicara seperti ini, karena saya pantau langsung tiap pekan,” jelas Isradi Zainal.

Ia menambahkan jika upacara 17 Agustus di IKN juga akan segera rampung. Meski tak meriah dari rencana sebelumnya. “Mengenai air, kalau disana (IKN, Red.), bukan tidak ada air tanah, tetapi air dari permukaan sungai dan air hujan sebagai pemanfaatan disana dan proses pembuatan ada empat DAM disana,” ujarnya.

Rektor IZ menilai jika Bendungan Sepaku Semoi memiliki luas genangan 322 Hektare dengan kapasitas tampung 16,17 Juta Merer Kubik. Bendungan ininjuga diharapkan dapat mereduksi banjir 68 persen.

“Soal investor, didahulukan investor lokal. Semua lokal diutamakan, namun ada beberapa investor asing sudah memulai. Ada yang sudah meninjau lapangan,” tutupnya. (and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//