Tulis & Tekan Enter
images

Anggota DPRD Soroti Kerusakan Ratusan Tapping Box THM dan Resto di Balikpapan

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Ardianto selaku Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan sangat menyayangkan adanya kendala gangguan pada ratusan alat Tapping Box yang ditempatkan di Tempat Hiburan Malam (THM) dan Resto-resto yang ada di Kota Beriman.

Akibat gangguan alat tersebut, menyebabkan tidak mengoptimalkan penghasilan pajak dikarenakan adanya kendala pada pantauan tranksaksi jual beli yang terjadi di THM dan Resto, sehingga berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan.

"Dari 100 Tapping Box yang diberikan di tempat THM dan Resto-resto, hanya sekitar empat alat yang berfungsi. "Nah, kalau customer minumnya minuman mahal tapi diinput bayarnya jadi es teh, kan lumayan jauh perbedaan bayar pajaknya," ucap Ardianto saat ditemui media di ruang kerjanya, Senin (22/4/2024).

Ardianto pun mendorong Pemerintah Kota melalui Badan Pengelola Pajak Daerah Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, untuk mengatasi persoalan tersebut. Dengan, kata dia, melaksanakan sidak ke ratusan alat-alat Tapping Box yang tak berfungsi seperti seharusnya.

"Berapa kerugian kita kalau begitu terus. Jadi Pemerintah Kota harus betul-betul turun tangan. Kalau perlu kita lakukan sidak bersama," tegas Fraksi PKS itu.

"Kalau memang Tapping Box itu ada gangguan atau rusak, maka cepat diatasi. Masa tidak mau betul-betul melihat ketimpangan pembayaran pajak, padahal yang makan dan minum di sana benar-benar ramai," sambungnya.

Menurutnya, Masyarakat tentu dirugikan dengan kejadian tersebut, apalagi warga/customer telah membayar pajak sesuai menu yang dipesan. Namun, kata dia, sayangnya transaksi terjadi tidak dapat tercatat pada Tapping Box yang tak berfungsi.

"Sementara masyarakat yang makan dan minum di Resto membayar pajak, tapi terkesan sia-sia karena Tapping Box nya tidak berfungsi. Kalau seperti itu, jadinya pelaku usaha sekenanya saja bayar pajak," ungkapnya.

Kendati demikian, Ardianto mengaku bahwa pihaknya berencana akan melaksanakan sidak. Hanya saja, pihaknya masih menentukan kelonggaran waktu dari jadwal yang padat saat ini.

"Jadi kita ini sebagai masyarakat yang dirugikan, sedangkan pengusaha aman-aman saja. Luar biasa kita kehilangan PAD dari problem itu," pungkasnya. (lex)


TAG

Tinggalkan Komentar

//