Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Ganda putra tenis Kaltim 1 yang diperkuat Martadinata – Rusmanto keluar sebagai juara turnamen tenis Friendly Games yang berlangsung di Center Court Balikpapan Tennis Stadium.
Setelah mengalahkan Sulawesi Barat di babak semifinal dengan skor 6-2. Kaltim 1 melaju ke final dan mengandaskan perlawanan Bali dengan skor 6-4. Juara tiga bersama menjadi milik Sulbar dan Jawa Barat.
Ketua Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP PELTI), Nurdin Halid, menghadiri ajang Friendly Games yang digelar di Centercourt Balikpapan Tennis Stadium. Kegiatan yang merupakan rangkaian pelantikan Pengprov PELTI Kaltim dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PELTI tersebut berlangsung meriah dan menjadi momentum mempererat kebersamaan antar Pengprov PELTI serta pecinta tenis di daerah.

Pasangan Kaltim 1 saat menerima hadiah sebagai juara dari Sekjen PP Pelti
Dalam sambutannya, Nurdin Halid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi dalam membangun serta mengembangkan organisasi tenis di Indonesia.
“Seperti ini terus, sehingga kalau kita untuk mengembangkan organisasinya, insyaallah bisa berjalan dengan baik,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Ia juga mengungkapkan rencana PP PELTI untuk menyusun berbagai program strategis pada awal tahun mendatang, termasuk persiapan turnamen bertaraf internasional. Menurutnya, pembenahan organisasi dan penguatan program menjadi prioritas agar tenis Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
“Buat program untuk kegiatan internasional. Turnamen ini kita arahkan bertaraf internasional,” tambahnya.
Selain itu, Nurdin Halid menyoroti pentingnya pengesahan dan penguatan anggaran dasar serta tindak lanjut program organisasi. Ia juga menyebut rencana penyelenggaraan turnamen antar pengurus yang akan memperebutkan piala bergilir sebagai upaya mempererat soliditas internal.
Kegiatan Friendly Games ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga wadah merumuskan tindak lanjut berbagai keputusan organisasi agar dapat berjalan secara nasional dan berkesinambungan.
Acara ditutup dengan pembagian tanda kasih kepada para peserta dan pihak yang terlibat. Suasana penuh keakraban mewarnai penutupan kegiatan tersebut, mencerminkan semangat kebersamaan dalam memajukan tenis Indonesia.
“Terima kasih atas kebersamaan kita semua. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat bagi perkembangan tenis nasional,” tutupnya. (bie)


