Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Komisi III DPRD Kota Balikpapan mendukung usulan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengurangi layanan bus Balikpapan City Trans (Bacitra). Baik opsi jam operasional yang berubah atau jumlah armada.
Langkah efisiensi ini dinilai sebagai strategi jangka pendek yang paling tepat merespons lonjakan harga BBM jenis Dexlite. Meski keputusan menunggu Kementerian Perhubungan selaku pemilik kewenangan Bacitra.
Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung mengatakan, pengurangan waktu operasional atau jumlah armada untuk menjaga stabilitas anggaran dan konsumsi energi.
Dia menegaskan, pengurangan konsumsi BBM adalah konsekuensi logis dari terbatasnya sumber daya energi fosil saat ini. Ia membandingkan kebijakan ini dengan langkah pemerintah kota yang telah menerapkan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi ASN.
"Mau tidak mau harus melakukan strategi dengan mengurangi konsumsi BBM. Mungkin kendaraan Bacitra juga perlu dikurangi sebagai risiko dari efisiensi BBM maupun anggaran," ujar politisi Partai Golkar tersebut pada Senin (20/4/2026).
Wahyullah menyarankan agar Bacitra segera beralih ke energi terbarukan di masa depan. Pengajuan penggunaan bus listrik bisa dilakukan saat proses penyerahan aset pada 2027 dari Kementerian Perhubungan kepada Pemkot Balikpapan.
“Ini untuk menghilangkan ketergantungan pada energi fosil dan mewujudkan transportasi kota modern,” tuturnya. Seperti transportasi massal yang terlihat di negara-negara maju.
Komisi III menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Bacitra sebagai pilar utama transportasi massal di Balikpapan. Wahyullah meyakini bahwa meski masih memerlukan banyak perbaikan, kehadiran bus kota adalah indikator kemajuan sebuah daerah.
Menurutnya perubahan adalah sebuah keharusan. Tinggal bagaimana menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Termasuk pemindahan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum seperti bus listrik.
“Bukan tidak mungkin suatu saat Balikpapan akan memiliki MRT, LRT, kereta cepat, dan sebagainya. Semua master plan sudah ada di Dinas Perhubungan,” tutupnya. (ang)


