Tulis & Tekan Enter
images

Kolaborasi pemerintah dan swasta di Baru Ilir dalam memberikan program makanan tambahan bagi anak kurang gizi

Bantuan Makanan Tambahan di Baru Ilir Diharapkan Tekan Kasus Kurang Gizi

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Upaya penanganan masalah gizi anak di Kelurahan Baru Ilir terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan pihak swasta. Penyaluran bantuan makanan tambahan bagi anak kurang gizi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dinilai menjadi langkah penting untuk membantu pemenuhan nutrisi anak di wilayah tersebut.

Lurah Baru Ilir Junaidi mengapresiasi perhatian berbagai pihak yang terlibat dalam program bantuan makanan tambahan tersebut. Menurutnya, dukungan terhadap pemenuhan gizi anak sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan jangka panjang.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan dan perhatian yang diberikan kepada anak-anak di Baru Ilir. Ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan generasi penerus,” ujar Junaidi, Senin (4/5/2026).

Ia mengatakan, persoalan gizi anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun tenaga kesehatan. Peran keluarga, khususnya orang tua, dinilai sangat menentukan dalam memastikan anak mendapatkan asupan makanan bergizi setiap hari.

Menurut Junaidi, edukasi mengenai pola makan sehat dan pemantauan tumbuh kembang anak perlu terus dilakukan hingga tingkat lingkungan masyarakat. Dengan begitu, orang tua dapat lebih memahami pentingnya pemenuhan nutrisi sejak usia dini.

“Selain bantuan makanan tambahan, yang tidak kalah penting adalah kesadaran orang tua untuk memperhatikan pola makan anak dan rutin memeriksakan tumbuh kembangnya,” katanya.

Ia juga menyebut Kelurahan Baru Ilir siap mendukung berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting dan penanganan anak kurang gizi. Koordinasi dengan kader posyandu, puskesmas, dan stakeholder lainnya akan terus diperkuat agar program berjalan efektif.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan makanan tambahan disalurkan kepada anak-anak yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya peningkatan status gizi masyarakat. Program ini turut melibatkan kolaborasi dengan Persatuan Wanita Patra Tingkat Wilayah Refinery Unit V Balikpapan dan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit V Balikpapan.

Junaidi berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak secara bertahap sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak.

“Harapan kami tentu anak-anak di Baru Ilir bisa tumbuh sehat, aktif, dan memiliki masa depan yang baik. Karena kualitas generasi mendatang dimulai dari perhatian terhadap gizi anak hari ini,” tutupnya. (ref)



Tinggalkan Komentar

//