KaltimKita.com, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan kembali menelan hasil mengecewakan saat tampil di kandang sendiri. Bermain tanpa kehadiran penonton, tim berjuluk Beruang Madu harus mengakui keunggulan Persipura Jayapura dengan skor tipis 1-2 di Stadion Batakan, Senin (12/1/2026) malam.
Tim tamu memastikan kemenangan berkat dua gol Matheus da Silva. Penyerang Persipura itu mencetak brace masing-masing pada menit ke-57 dan 76. Persiba hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Kodai Nagashima pada menit 92. Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk Persiba. Tak hanya itu, juga menjadikan Stadion Batakan belum menjadi tuah bagi Persiba pada putaran kedua musim ini. Dari enam laga yang dijalani sejak paruh musim, Persiba belum sekali pun meraih kemenangan. Empat kekalahan dan satu hasil imbang menjadi catatan pahit, dengan sebagian besar kekalahan justru terjadi di kandang sendiri.
Kepada awak media, Pelatih Persiba M Nasuha mengatakan sangat kecewa dengan hasil malam ini. Terutama soal keputusan wasit yang memberikan penalti bagi Persipura. “Di babak kedua kami kecolongan lewat penalti. Saya sedikit ragu dengan keputusan itu. Kalau memang penalti, seharusnya ada kartu. Apalagi menurut keterangan pemain, bola lebih dulu terkena kaki pemain kami,” katanya.
Terlepas dari hasil tersebut, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya sepanjang laga. “Secara hasil tentu sangat mengecewakan, tetapi saya menghargai kerja keras pemain. Di babak pertama kami mampu mengimbangi Persipura dan memiliki dua hingga tiga peluang yang seharusnya bisa menjadi gol,” ujar Nasuha.
Termasuk saat tertinggal, mantan bek timnas Indonesia ini menambahkan anak asuhnya memiliki semangat juang hingga akhir pertandingan. Bahkan mampu menciptakan sejumlah peluang di babak kedua meski hanya satu yang berbuah gol.
“Kami tetap bekerja keras sampai akhir. Sebenarnya banyak peluang di babak kedua, tetapi belum bisa dimaksimalkan,” tambahnya.
Ke depan, Nasuha menegaskan kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi. Ia berharap Persiba mampu bangkit dan memaksimalkan sisa laga di pada putaran kedua.
“Kekalahan ini menjadi pelajaran. Kami akan melakukan evaluasi dan berusaha bangkit di sisa pertandingan,” ujarnya.
Di kubu Persipura, pelatih Rahmad Darmawan mengatakan sangat bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya. Ia menyebut tiga poin tersebut dipersembahkan untuk seluruh pendukung Persipura, khususnya masyarakat Papua yang tidak dapat hadir langsung di stadion.
Pelatih yang akrab disapa RD itu juga mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang tampil maksimal sepanjang laga. Menurutnya, menghadapi Persiba bukanlah perkara mudah, mengingat tim tuan rumah menunjukkan permainan yang solid dan merepotkan.
“Menghadapi Persiba memang tidak mudah. Saya melihat saat mereka melawan Persela Lamongan, Persiba mampu menguasai permainan, hanya saja kurang beruntung. Hari ini pun mereka sangat menyulitkan kami,” katanya.
RD menilai perbedaan utama dalam pertandingan tersebut terletak pada efektivitas pemanfaatan peluang. Meski Persiba tampil baik, Persipura dinilai lebih mampu mengonversi peluang menjadi gol.
Usai laga tersebut, Persipura langsung mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya menghadapi Barito Putera. RD menyadari laga tersebut akan menjadi ujian berat mengingat Barito Putera saat ini merupakan pemuncak klasemen.
“Selanjutnya kami akan fokus menghadapi Barito Putera. Mereka adalah tim yang sangat solid dan dibangun dengan persiapan yang sangat baik. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi kami,” ucapnya. (and)


