KaltimKita.com, BALIKPAPAN – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan periode 2025–2029 menggelar silaturahmi antar pengurus menjelang pelantikan resmi. Dipimpin langsung Ketua Umum KONI Balikpapan, Gasali, yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Balikpapan, Senin (22/12/2025) kemarin.
Gasali mengatakan, agenda silaturahmi ini bertujuan mempererat kebersamaan sekaligus saling mengenal antar pengurus sebelum resmi dilantik. Selain itu, forum tersebut dimanfaatkan untuk menyerap masukan demi penguatan organisasi ke depan.
“Hari ini memang agenda kita silaturahmi seluruh pengurus sebelum pelantikan, sekaligus saling mengenalkan dan memberikan masukan. Alhamdulillah, semangat pengurus sangat luar biasa,” ujar Gasali.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan ini berharap, semangat kebersamaan tersebut dapat menjadi modal utama dalam membangun KONI Balikpapan yang lebih solid dan profesional ke depan. “Semoga semangat ini membuat KONI Balikpapan semakin kompak dan lebih baik,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, pelantikan pengurus KONI Balikpapan periode 2025–2029 dijadwalkan berlangsung pada 11 Januari 2026 di Dome Balikpapan. Acara tersebut rencananya akan dihadiri seluruh pengurus cabor serta para atlet Balikpapan.
“Kita akan mengundang seluruh pengurus cabor dan atlet Kota Balikpapan, dengan target undangan sekitar 1.000 hingga 1.500 orang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa KONI Balikpapan harus segera bergerak menyiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Paser. Menurutnya, persiapan harus dilakukan secara matang agar seluruh cabor siap berlaga dan mampu memberikan hasil maksimal.
“Porprov sudah di depan mata. Kita harus benar-benar siap membawa seluruh cabor agar bisa meraih hasil maksimal. Target tentu juara umum, namun itu harus disertai dengan upaya yang terukur dan realistis,” tegasnya.
Terkait dukungan anggaran, Gasali mengakui adanya keterbatasan dana hibah yang diterima KONI Balikpapan. Untuk tahun 2026, KONI Balikpapan hanya mendapatkan hibah sebesar Rp 1 miliar, seiring dengan kondisi fiskal daerah dan kebijakan anggaran yang berlaku secara nasional.
“Kondisi anggaran memang berdampak. Kita hanya menerima hibah Rp1 miliar untuk 2026. Namun, kita akan berupaya membangun komunikasi dan akselerasi dengan berbagai pihak,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, KONI Balikpapan berencana menjalin komunikasi dengan pihak ketiga, termasuk perusahaan dan program corporate social responsibility (CSR), guna mendukung pembinaan olahraga di Kota Balikpapan.
“Insya Allah kita akan berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan agar bisa mensupport olahraga di Balikpapan, sehingga pembinaan atlet tidak terputus, terutama menjelang Porprov,” pungkas Gasali. (and)


