KaltimKita.com, BALIKPAPAN – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan periode 2025–2029 dijadwalkan akan dilantik pada Rabu (7/1/2026) di Balikpapan Sport and Convention Centre (BSCC) Dome. Pelantikan kali ini dikemas berbeda dan lebih meriah dengan melibatkan sekitar 1.200 atlet serta pengurus cabang olahraga (cabor). Persiapan pelantikan dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat KONI Balikpapan, Minggu (4/1/2026).
Ketua Umum KONI Balikpapan, Gasali, mengatakan pelantikan sengaja dirancang sebagai ajang silaturahmi besar insan olahraga di Kota Balikpapan. “Konsepnya membangun silaturahmi dan menyatukan olahraga Kota Balikpapan. Kami ingin KONI benar-benar menaungi seluruh cabang olahraga yang ada,” ujar Gasali.
Menurutnya, dengan menghadirkan seluruh cabor dan perwakilannya, pengurus KONI periode ini ingin membuka ruang komunikasi yang lebih cair dan terbuka. Selain menjadi ajang pengenalan pengurus baru, pelantikan juga diharapkan memperkuat koordinasi pembinaan olahraga ke depan.
“Kami ingin teman-teman cabor tahu siapa saja pengurus KONI periode ini, supaya ke depan tidak ada batas atau rasa canggung untuk berkomunikasi. Bagi kami, kelancaran pembinaan sangat ditentukan oleh komunikasi yang baik,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Balikpapan akan diundang dalam pelantikan tersebut, termasuk Wali Kota Balikpapan dan Gubernur Kalimantan Timur. Kehadiran para pemangku kepentingan diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga daerah.
“Kami berharap seluruh stakeholder, baik pemerintah maupun unsur terkait lainnya, bisa hadir untuk bersama-sama membangun komunikasi dan dukungan bagi kemajuan olahraga Balikpapan,” ujarnya.
Tak hanya itu, pelantikan pengurus baru ini juga menjadi momentum awal menyongsong agenda besar olahraga daerah, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kabupaten Paser. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, ia berkomitmen segera mengonsolidasikan pembinaan atlet dan cabor.
“Di BK Porprov kemarin kita berada di peringkat ketiga. Tentu akan kita evaluasi apa saja kekurangan yang membuat kita belum bisa naik peringkat. Target kami jelas, berusaha maksimal dan bersaing untuk hasil terbaik,” tegas Gasali.
Ia menekankan, evaluasi bersama bidang pembinaan prestasi (Binpres) dan seluruh cabor akan menjadi langkah awal untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kesiapan atlet.
“Mudah-mudahan dari evaluasi pengalaman BK Porprov itu, apa yang kurang bisa kita perbaiki dan dimaksimalkan agar prestasi Balikpapan ke depan semakin meningkat,” pungkasnya. (and)


