Tulis & Tekan Enter
images

Muhammad Faisal

Mencari Nakhoda Dispora Kaltim yang Sinergis dan Visioner

Catatan: Rusdiansyah Aras

MEMBANGUN prestasi olahraga di Kalimantan Timur bukanlah kerja sektoral yang bisa dilakukan sendirian. Sebagai lumbung atlet nasional di luar Pulau Jawa, Kaltim memerlukan harmonisasi yang presisi antara kebijakan pemerintah dan eksekusi pembinaan di lapangan. Dalam pandangan saya, sosok Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) ke depan haruslah figur yang tidak hanya paham administrasi, tetapi juga memiliki "jiwa" olahraga.

1. Menyelaraskan Visi Daerah dan Nasional

Kadispora mendatang wajib mampu menerjemahkan visi besar Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dalam memajukan kualitas sumber daya manusia. Lebih dari itu, tantangan kita saat ini adalah mengejawantahkan UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan serta menyukseskan Asta Cita ke-4 Presiden RI, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), termasuk melalui jalur olahraga dan pemuda.

2. Membangun Kemitraan Strategis dengan KONI Kaltim

Salah satu titik krusial kesuksesan olahraga daerah adalah hubungan antara Dispora (sebagai representasi pemerintah) dan KONI (sebagai induk organisasi prestasi). Kita tidak butuh ego sektoral. Kita butuh kemitraan yang sejajar dan saling menguatkan. Tanpa sinergi yang baik, anggaran dan program hanya akan menjadi angka-angka tanpa dampak nyata bagi prestasi atlet.

3. HM Faisal: Sosok yang Tepat dan Teruji

Mengamati dinamika dan kebutuhan tersebut, menurut hemat saya, sosok HM Faisal, S.Sos., M.Si. sangat memenuhi kriteria tersebut. Ada beberapa alasan mendasar mengapa beliau adalah figur yang "pas":

Paham Anatomi Cabor: Latar belakang beliau sebagai mantan pengurus di Pengkot IPSI Samarinda dan Pengprov IPSI Kaltim membuktikan bahwa beliau bukan orang asing di dunia olahraga. Beliau tahu persis bagaimana dinamika mengurus atlet dari tingkat dasar hingga provinsi.

Kemampuan Komunikasi: Sebagai seorang birokrat senior (mantan Kadiskominfo Kaltim), beliau memiliki kemampuan komunikasi publik dan koordinasi antarlembaga yang sangat mumpuni. Ini modal utama untuk membangun kemitraan dengan KONI.

Eksekutor Visi: Beliau dikenal sebagai birokrat yang inovatif. Kapasitas ini sangat dibutuhkan untuk merealisasikan visi-misi pimpinan daerah agar tidak sekadar menjadi jargon, tapi menjadi program kerja yang konkret dan terukur.

Penutup

Kaltim membutuhkan figur yang bisa menjadi jembatan, bukan penyekat. Dengan pengalaman organisasi olahraga yang matang dan rekam jejak birokrasi yang bersih, HM Faisal adalah figur yang layak untuk memimpin Dispora Kaltim demi menjaga marwah prestasi olahraga Benua Etam di kancah nasional maupun internasional.(rd)



Tinggalkan Komentar

//