Tulis & Tekan Enter
images

FOTO: Suasana kepadatan lalu lintas di Jalan Mulawarman, Balikpapan, Kamis (1/1/2026)

Lonjakan Wisatawan Picu Kepadatan, Antrean Kendaraan Mengular ke Arah Pantai Manggar Balikpapan

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan masyarakat pada libur awal Januari 2026.

Dimana puncak kepadatan diprediksi terjadi pada 1–3 Januari.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, Kamis (1/1/2026), arus kendaraan yang mengarah ke kawasan Pantai Manggar tampak mengalami kepadatan cukup signifikan.

Deretan mobil pribadi terlihat mengular di sepanjang ruas jalan dua arah Jalan Mulawarman, Balikpapan. 

Kendaraan bergerak perlahan dengan jarak antarmobil sangat rapat, sementara sepeda motor tampak mencoba menyelip di antara barisan mobil untuk mencari celah.

Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol MD Djauhari menjelaskan bahwa konsentrasi keramaian yang sebelumnya hanya terfokus di kawasan Manggar kini mulai menyebar ke sejumlah titik lain seperti belakang Klandasan dan kawasan Stalkuda.

"Namun, tetap (Kelurahan) Manggar menjadi puncaknya karena di sana ada beberapa pantai yang menarik minat masyarakat,” kata Djauhari. 

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan melibatkan Ditlantas Polda Kaltim, Polsek Balikpapan Timur, untuk mengatur arus masuk dan keluar kawasan wisata.

Djauhari menegaskan bahwa kepadatan paling tinggi terjadi pada pagi hari di kawasan pantai, sementara arus balik pada sore hingga malam hari juga menjadi perhatian utama petugas.

"Kami memprediksi muara arus balik dari Manggar akan mengarah ke kawasan BSB, sehingga titik itu berpotensi menjadi crowded," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian menyiapkan pengaturan khusus dengan melarang kendaraan putar balik di depan Lapangan M. Yasin dan mengarahkan arus lurus hingga Trakindo bahkan sampai depan Taman Makam Pahlawan.

Selain itu, petugas juga menambah pintu masuk menuju Pantai Manggar dengan memperbanyak loket tiket agar antrean kendaraan tidak menumpuk di satu titik.

Ia menyampaikan bahwa pos pengamanan dan pos terpadu sudah disiapkan dari sebelum tanggal 1 Januari untuk mengurai kepadatan selama masa libur.

"Kalau perlu, kami lakukan jemput bola supaya pengunjung yang masuk bisa langsung dilayani dan tidak terjadi kemacetan," tutup Djauhari.

Terpisah, Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun menyebut masyarakat memanfaatkan sisa masa libur untuk berwisata bersama keluarga sebelum kembali beraktivitas.

"Sejak pagi, kawasan pantai dipadati pengunjung dan antrean terlihat cukup panjang di akses masuk maupun keluar," kata Ipda Sangidun.

Kepadatan tersebut mendorong Satuan Tugas Operasi Lilin Mahakam 2025/2026 melakukan pengamanan dan pelayanan langsung di lokasi wisata.

Di lapangan, pengunjung memanfaatkan berbagai wahana yang disediakan penyelenggara, seperti permainan motor elektrik, wisata air, banana boat, hingga aktivitas mandi di pantai yang menjadi pusat keramaian.

Untuk mengantisipasi risiko di area padat, puluhan petugas gabungan disiagakan di sepanjang areal pantai bersama panitia penyelenggara.

"Petugas gabungan kami tempatkan untuk mengawasi aktivitas wisata air dan titik kerumunan pengunjung," ujar Sangidun.

Personel pengamanan melibatkan Satgas Operasi Lilin Mahakam, BPBD, Satpolairud, Dinas Kesehatan, Angkatan Laut, Pol PP, serta relawan yang bertugas sesuai fungsi masing-masing.

Kepolisian menekankan pengawasan terhadap anak-anak dan kepatuhan pengunjung terhadap arahan pengawas pantai sebagai langkah pencegahan insiden.

"Jika membutuhkan bantuan cepat, masyarakat bisa langsung menghubungi Call Center 110 Pamapta Polresta Balikpapan," tegasnya. (zyn) 



Tinggalkan Komentar

//