Tulis & Tekan Enter
images

Komisi II DPRD Balikpapan Cek Kesiapan Gedung Legislatif Baru

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Menjelang rampungnya pembangunan gedung baru DPRD Kota Balikpapan, Komisi II DPRD melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesiapan ruang kerja dan fasilitas pendukung lainnya, Senin (22/12/2025). Gedung legislatif tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025 dan mulai difungsikan awal tahun depan.

Peninjauan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, yang hadir bersama Sekretaris Komisi II Taufik Qul Rahman serta sejumlah anggota komisi. Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyusuri beberapa area penting, mulai dari ruang kerja komisi, ruang Rapat Paripurna, hingga sejumlah fasilitas di dalam gedung.

Fauzi Adi Firmansyah, yang akrab disapa Adi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan pembagian ruang kerja komisi telah sesuai dengan keputusan rapat internal DPRD. Berdasarkan hasil kesepakatan sebelumnya, seluruh komisi, baik Komisi I hingga IV, telah memiliki lokasi ruang kerja masing-masing di gedung baru tersebut.

“Peninjauan ini untuk memastikan ruangan yang sudah dibagi dalam rapat terakhir benar-benar sesuai di lapangan. Komisi I, II, III, dan IV sudah ditentukan lokasinya, dan kami memastikan ruang kerja Komisi II berada di tempat yang telah disepakati,” ujar Adi usai peninjauan.

Dari hasil pengecekan, Adi mengakui masih terdapat beberapa pekerjaan finishing yang belum sepenuhnya rampung. Meski demikian, pihaknya optimistis seluruh proses penyelesaian dapat dituntaskan sesuai jadwal, setelah berkoordinasi dengan pihak penyedia jasa pembangunan.

“Kami berharap paling lambat 30 Desember seluruh pekerjaan sudah selesai. Dengan begitu, mulai 1 Januari 2026, anggota dewan sudah bisa mulai berkantor di gedung DPRD yang baru,” katanya.

Lebih lanjut, Adi menaruh harapan besar terhadap dampak positif kehadiran gedung baru tersebut. Menurutnya, fasilitas dan suasana kerja yang lebih representatif akan menunjang peningkatan kinerja anggota dewan, terutama dalam menjalankan fungsi pelayanan dan pengawasan kepada masyarakat.

Menanggapi anggapan sebagian pihak yang menilai gedung DPRD baru terkesan mewah, Adi menegaskan bahwa penilaian tersebut bersifat subjektif. Ia mempersilakan masyarakat untuk melihat dan menilai langsung kondisi gedung tersebut.

“Yang terpenting, gedung ini representatif sebagai simbol lembaga legislatif daerah. Selama bertahun-tahun, DPRD Balikpapan belum pernah melakukan pembangunan gedung secara total, dan Alhamdulillah sekarang progresnya sudah hampir 100 persen,” ujarnya.

Adi menekankan bahwa fokus utama pembangunan gedung DPRD bukan pada kemewahan, melainkan pada fungsi dan kenyamanan sebagai penunjang tugas-tugas kedewanan. Dengan lingkungan kerja yang lebih baik, ia berharap perjuangan menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat Balikpapan dapat dilakukan secara lebih maksimal ke depan.

“Dengan suasana kerja yang nyaman, tentu kami berharap kinerja DPRD dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat bisa semakin optimal,” pungkasnya. (lex)



Tinggalkan Komentar

//