Tulis & Tekan Enter
images

Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras

Harapan untuk Gasali: Menjadikan Balikpapan Lumbung Atlet Kalimantan Timur

Catatan: Rusdiansyah Aras

TERPILIHNYA Bapak Gasali sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan masa bakti 2025-2029 menandai dimulainya babak baru bagi pembinaan dan prestasi olahraga di Kota Minyak. Di pundak beliau kini terpikul harapan besar dari seluruh masyarakat Balikpapan, khususnya komunitas olahraga, untuk merealisasikan visi jangka panjang: menjadikan Balikpapan sebagai salah satu lumbung atlet terbaik di Kalimantan Timur (Kaltim).

Penguatan Pembinaan Usia Dini dan Sentra Latihan

Harapan utama tertuju pada penguatan pembinaan atlet usia dini dan junior secara terstruktur dan berkelanjutan. Balikpapan memiliki potensi besar yang tersebar di berbagai sekolah dan klub. Ketua KONI terpilih diharapkan dapat:

Mengaktifkan kembali atau membentuk sentra-sentra latihan cabang olahraga (Cabor) di tingkat kecamatan atau kelurahan. Ini akan memudahkan akses masyarakat terhadap fasilitas dan pelatihan yang berkualitas.

Menciptakan program talent scouting (penjaringan bakat) yang masif dan ilmiah, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Cabor. Tujuannya adalah memastikan tidak ada potensi atlet berbakat yang terlewatkan.

Perbaikan dan Pemanfaatan Fasilitas Olahraga

Prestasi tidak akan lahir tanpa dukungan infrastruktur yang memadai. KONI Balikpapan di bawah kepemimpinan Bapak Gasali diharapkan dapat:

Mendorong percepatan perbaikan dan pemeliharaan fasilitas olahraga yang ada. Kondisi sarana dan prasarana yang prima adalah kunci untuk mendukung sesi latihan yang efektif dan aman.

Memastikan semua Cabor mendapatkan alokasi penggunaan fasilitas yang adil dan optimal, sehingga setiap atlet dapat berlatih sesuai standar yang dibutuhkan.

Sinergi Kuat antara KONI, Pemkot, dan Swasta

Untuk mencapai target sebagai lumbung atlet, sinergi dan kolaborasi adalah faktor krusial.

Meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang harmonis antara KONI, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, dan Cabor, agar program kerja sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah.

Menggandeng pihak swasta atau BUMN/BUMD melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menjadi bapak angkat bagi Cabor tertentu atau mendukung pembiayaan atlet berprestasi. Dukungan finansial yang stabil akan meringankan beban Cabor dan atlet.

Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi Atlet/Pelatih

Atlet dan pelatih adalah ujung tombak prestasi. Prioritas harus diberikan pada peningkatan kesejahteraan dan kompetensi mereka.

Memastikan adanya jaminan insentif dan bonus yang layak bagi atlet peraih medali, serta dukungan kesehatan dan pendidikan yang memadai.

Mengadakan pelatihan dan sertifikasi berstandar nasional atau internasional bagi para pelatih. Peningkatan kualitas pelatih akan secara langsung meningkatkan kualitas latihan dan atlet yang dihasilkan.

Kepemimpinan Bapak Gasali diharapkan dapat membawa angin segar dan semangat baru, menjadikan Balikpapan bukan hanya sekadar kota transit, tetapi juga pabrik pencetak atlet-atlet handal yang siap mengharumkan nama Kaltim di kancah nasional maupun internasional. Dibutuhkan ketegasan, inovasi, dan kerja keras untuk mewujudkan harapan ini, demi masa depan olahraga Balikpapan yang lebih gemilang. (*)



Tinggalkan Komentar

//