Tulis & Tekan Enter
images

Gedung Baru DPRD Balikpapan Siap Sambut Era Kerja Legislatif yang Lebih Terbuka

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Pembangunan gedung baru DPRD Balikpapan memasuki tahap akhir dan diproyeksikan selesai sebelum akhir tahun. Dalam peninjauan lapangan, Jumat (5/12/2025), Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, bersama Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyebut progres konstruksi sudah mencapai sekitar 90 persen.

Yusri mengungkapkan pihak pelaksana memastikan gedung baru tersebut dapat dirampungkan dalam kondisi bersih antara 20–22 Desember 2025. Meski masih ada sejumlah detail kecil yang perlu disempurnakan, ia menilai bangunan itu secara keseluruhan telah siap memasuki tahap operasional. 

“Target tanggal 20 atau 22 nanti sudah benar-benar siap digunakan,” ujar Yusri setelah meninjau progres pembangunan gedung wakil rakyat tersebut.

Namun lebih dari sekadar bangunan baru, DPRD Balikpapan menekankan bahwa gedung ini disiapkan sebagai ruang kerja legislatif yang lebih profesional sekaligus pusat pelayanan publik yang mudah diakses. Menurut Yusri, desain dan fasilitas dirancang untuk meningkatkan kinerja dewan serta membuka ruang interaksi yang lebih transparan dengan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa setiap anggota legislatif, fraksi, dan komisi akan menempati ruang kerja yang lebih representatif untuk menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Sementara ruang paripurna yang menghadap laut dinilai memberi suasana yang lebih layak untuk penyelenggaraan sidang-sidang resmi DPRD.

Salah satu hal yang mendapat perhatian khusus adalah media center, fasilitas yang selama ini dinantikan para wartawan. Ruang tersebut akan ditempatkan di lantai dasar agar memudahkan jurnalis bekerja, berkumpul, dan mengakses informasi dewan. 

“Ini bagian dari komitmen untuk meningkatkan transparansi,” tegas Yusri.

Ia berharap hadirnya gedung baru ini tidak hanya menjadi wajah baru DPRD Balikpapan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas kerja legislatif. Menurutnya, semangat baru harus diimbangi dengan komitmen merawat bangunan tersebut agar menjadi aset jangka panjang bagi pelayanan publik. (lex)



Tinggalkan Komentar

//