Kaltimkita.com, Balikpapan - Apabila akhir-akhir ini performa motor kamu terasa berkurang, bisa jadi masalahnya ada di piston. Sebab, komponen kecil ini punya peran besar dalam proses pembakaran mesin. Ketika piston motormu mulai bermasalah, dampaknya bisa langsung terasa saat kamu berkendara.
Walaupun kerusakannya tidak selalu langsung terlihat, ternyata ada beberapa ciri yang bisa kamu perhatikan dari cara motor menyala, suara mesin, sampai kondisi knalpot. Oleh karena itu, kenalilah indikator ini lebih awal supaya tidak menimbulkan kerusakan lebih parah di bagian mesin lainnya.
Nah, sebelum motormu makin rewel, yuk simak ciri-ciri piston rusak sekaligus penyebab utamanya di bawah ini!
Ciri-Ciri Piston Motormu Rusak
Enam ciri-ciri yang menunjukkan ada masalah pada komponen ini ialah:
1. Penurunan Kinerja Mesin
Piston yang sudah tidak dalam kondisi optimal bisa menyebabkan pembakaran mesin jadi tidak sempurna. Akibatnya, tenaga motor pun berkurang dan akselerasi terasa lebih lambat dari biasanya.
Hal ini biasanya menjadi gejala paling awal yang bisa kamu rasakan.
2. Asap Putih Keluar dari Knalpot
Keluarnya banyak asap putih dari knalpot dalam jumlah banyak bisa jadi sinyal ausnya ring piston motormu.
Sebab, saat ring piston tidak dapat lagi memastikan oli tetap di ruangnya, oli bisa jadi terbakar dengan bahan bakar, sehingga muncullah asap putih yang lumayan pekat.
3. Motor Susah Dihidupkan
Apabila kamu merasa motor sulit menyala, apalagi saat mesin masih dingin, bisa jadi kompresi mesin menurun akibat rusaknya piston. Sebab, komponen ini memang berperan besar dalam menjaga tekanan di ruang bakar.
4. Oli Lebih Cepat Habis
Piston yang bermasalah dapat mengkibatkan oli masuk ke ruang bakar dan ikutan terbakar ketika mesin menyala. Hal tersebut mengakibatkan oli jadi lebih cepat habis, meskipun tidak ada kebocoran yang terlihat dari luar.
5. Suara Mesin Motor Terdengar Kasar
Piston yang aus atau tidak pemasangannya tidak sempurna bisa mengakibatkan gesekan berlebihan dengan dinding silinder. Lalu, nantinya akan muncul suara kasar atau ketukan dari dalam mesin yang makin jelas terdengar saat motor kamu bawa dalam kecepatan tinggi.
6. Bau Oli Terbakar
Selain asap putih, bau khas oli terbakar juga bisa jadi indikasi kerusakan piston. Sebab, saat oli bocor ke ruang bakar, pembakaran tidak hanya menghasilkan tenaga, tapi juga aroma menyengat yang seharusnya tidak muncul.
Penyebab Piston Motormu Rusak
Kerusakan piston tidak terjadi begitu saja, yang biasanya disebabkan oleh beberapa hal ini:
1. Kualitas Oli Mesin Jelek
Oli dengan kualitas rendah atau viskositas yang tidak sesuai standar pabrikan bisa menyebabkan pelumasan tidak optimal. Akibatnya, gesekan antara piston dan silinder jadi lebih tinggi dan membuat komponen cepat aus.
2. Mesin yang Terlalu Panas
Overheat bisa membuat piston berubah bentuk akibat suhu tinggi, apalagi jika produknya tidak bagus.
Lalu, mesin yang tidak punya pendinginan maksimal akan mempercepat kerusakan piston, terutama jika motor sering dipakai dalam jarak jauh atau lalu lintas padat.
3. Adanya Kotoran dan Kontaminasi di Mesin
Debu atau kotoran yang masuk ke mesin dapat mempercepat keausan komponen ini. Karena itu, kamu harus rutin mengganti filter oli dan mengerjakan servis rutin supaya kotoran tidak mengendap dan merusak bagian internal mesin.
4. Kualitas Piston yang Rendah
Piston yang tidak original atau dibuat dari bahan berkualitas rendah umumnya lebih mudah rusak. Seperti penjelasannya di poin kedua, pada kondisi ekstrim, piston jenis ini bisa meleleh atau berubah bentuk, yang tentu saja berisiko besar terhadap performa motor.
Kalau sudah muncul gejala seperti di atas, artinya kamu perlu segera memeriksa kondisi piston. (*)