KaltimKita.com, BALIKPAPAN — Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) menerima kunjungan jajaran SMA Negeri 4 Balikpapan dalam rangka penjajakan kerja sama pendidikan. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program kolaboratif, mulai dari teaching factory, tamu kuliah pelajar, hingga pengenalan program unggulan kampus.
Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka. Kepala SMA Negeri 4 Balikpapan hadir bersama tim manajemen sekolah, sementara Poltekba diwakili Direktur Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T., serta Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Candra Irawan, S.T., M.Si.
Dalam sambutannya, Direktur Poltekba menekankan pentingnya sinergi antara sekolah menengah dan perguruan tinggi vokasi. Menurutnya, pengenalan pendidikan vokasi sejak dini akan membantu siswa memahami pilihan studi sekaligus gambaran dunia kerja yang akan dihadapi.
Salah satu program yang menjadi fokus pembahasan adalah teaching factory. Melalui konsep ini, proses pembelajaran dirancang menyerupai praktik kerja di industri sehingga mahasiswa terbiasa dengan standar profesional. Kerja sama tersebut nantinya diharapkan memberi kesempatan bagi siswa SMA untuk melihat langsung proses pembelajaran berbasis praktik di lingkungan kampus.
Selain itu, Poltekba juga menawarkan program tamu kuliah pelajar. Program ini memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengikuti sesi perkuliahan, meninjau fasilitas laboratorium dan workshop, serta berdiskusi dengan dosen. Dengan demikian, siswa dapat memperoleh gambaran nyata tentang sistem pembelajaran di perguruan tinggi vokasi.
Dalam pertemuan tersebut, Poltekba turut memaparkan sejumlah program unggulan, di antaranya laboratorium dan workshop berstandar industri, program sertifikasi kompetensi, serta jejaring kerja sama nasional dan internasional. Kampus juga menjelaskan skema magang industri yang terintegrasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kepala SMA Negeri 4 Balikpapan menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia berharap kerja sama ini dapat memperluas wawasan siswa, meningkatkan kesiapan melanjutkan studi, serta membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat untuk merumuskan program konkret dalam waktu dekat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kemitraan pendidikan yang berkelanjutan dan adaptif dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di Balikpapan. (and)


