Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kronologi kecelakaan beruntun di Jalan Mulawarman, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan, Jumat (2/1/2025) pagi.
Setelah diselidiki, kecelakaan ini melibatkan enam kendaraan meliputi empat sepeda motor dan dua mobil, yang mengakibatkan dua pengendara motor luka-luka serta kerugian material sekitar Rp 20 juta.
Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol MD Djauhari, menjelaskan mulanya Honda Mobilio KT1604WN yang dikemudikan Rio Akbar (26), datang dari arah Sepinggan menuju Batakan.
Dalam perjalanan tersebut, Rio bersama seorang penumpang asal Kabupaten Paser, Nur Ahmy (19).
"Saat di depan PT HH, pengendara Mobilio kehilangan konsentrasi karena berusaha menghindari kendaraan di depannya dan mengambil jalur lawan arah," ujarnya.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan Yamaha Mio KT3121YM yang dikemudikan Kisman (28), Honda Scoopy KT6063ZG dikendarai Lili Ristiana (23), Honda Scoopy KT6967LG oleh Wahdaniah (19), dan Honda Vario KT3661ZS dikemudikan Syifa Mumtaz (23).
Alhasil, tabrakan beruntun tidak terhindarkan.
Pengemudi mobil lain, Suzuki Carry Angkot KT-1970-KU, Rahman (47), serta Nur Ahmy turut terlibat namun tidak mengalami luka serius.
Dua korban pengendara motor, Wahdaniah dan Lili Ristiana, dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Kompol Djauhari menekankan faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan ini.
"Kesalahan pengemudi Honda Mobilio mengakibatkan kendaraan lain tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan beruntun," jelasnya.
Petugas kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi lengkap.
Proses investigasi masih berlangsung, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV di lokasi dan identifikasi kerusakan kendaraan.
"Kami menghimbau pengendara agar selalu fokus dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama," tutup Kompol Djauhari.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun di Jalan Mulawarman, Sepinggan, Balikpapan, Jumat (2/1/2026), melibatkan motor, angkot, dan Honda Mobilio KT 1604 WN.
Mobil Honda Mobilio mengalami kerusakan parah di bagian depan, bumper terlepas, dan kap mesin penyok.
Seorang saksi, Dirman, yang tiba di lokasi pukul 07.15 Wita, menyebut kecelakaan diduga akibat sopir Mobilio mengantuk.
"Saya fokus mengamankan sopirnya karena sempat hampir dihajar massa," ujarnya.
Mayoritas korban adalah pengendara motor dengan luka patah tulang pada kaki dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. (zyn)


