Tulis & Tekan Enter
images

Liliansyah

Identitas Budaya, Dukung Penerapan Mulok Bahasa Berau

KaltimKita.com, TANJUNG REDEB – Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana penerapan kurikulum muatan lokal (mulok) Bahasa Berau di sekolah-sekolah.

Ia meminta proses kajian dan penyusunan regulasi teknis tidak memakan waktu terlalu lama. Apalagi bahasa daerah adalah identitas budaya yang krusial untuk dikenalkan kepada generasi muda melalui jalur pendidikan formal.

Menurutnya, sekolah merupakan tempat paling efektif untuk menjaga kearifan lokal agar tidak tergerus modernisasi. "Muatan lokal Bahasa Berau ini penting untuk menjaga identitas daerah. Kalau tidak diajarkan sejak sekolah, lama-lama bahasa daerah bisa ditinggalkan," ujar Liliansyah.

Pihak DPRD melalui Komisi III juga mendorong percepatan penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar hukum utama.

Saat ini, implementasi mulok tersebut masih menunggu finalisasi aturan teknis dan sistem pembelajaran dari Pemerintah Kabupaten Berau.

Selain regulasi, Liliansyah mengingatkan pemerintah untuk memastikan kesiapan guru, materi ajar, serta metode evaluasi secara matang. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan pembelajaran di sekolah tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi benar-benar mampu membuat siswa terbiasa menggunakan bahasa daerah.

"Kami di DPRD mendukung penuh agar muatan lokal Bahasa Berau segera direalisasikan sebagai langkah konkret pelestarian budaya lokal," pungkasnya. (*)


TAG

Tinggalkan Komentar

//