Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Pria berinisial WW (28), warga Jalan Martadinata, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah, Balikpapan, kini menjalani perawatan di Puskesmas Mekar Sari setelah mengalami luka bakar di bagian kepala.
Ia diduga mengakhiri hidup dengan cara membakar dirinya sendiri pada Rabu (8/4/2026) malam, sekitar pukul 22.20 WITA.
Ketua RT 29 sekaligus Sekretaris Katana Kelurahan Mekar Sari, Sujarwo, korban sebelumnya terlibat pertengkaran dengan istrinya.
Dari sanalah dugaan tindakan nekat itu bermula. "Awalnya cekcok suami istri. Suaminya mau menyiram bensin dan berusaha membakar dirinya sendiri," kata Sujarwo, Kamis (9/4/2026).
Seorang perempuan yang berada di rumah tersebut mengungkapkan bahwa pasangan itu memang kerap berselisih. Ia sendiri mengaku tidak mengetahui persis apa yang memicu pertengkaran malam itu.
Pihak kelurahan bahkan turun tangan untuk melakukan mediasi atas konflik rumah tangga yang diduga menjadi latar belakang insiden tersebut.
"Sering ribut memang. Saya cuma dengar teriakan, ternyata dia sudah menyiram dirinya dan langsung menyalakan korek," tuturnya.
Api sempat menyambar tubuh korban sebelum akhirnya dipadamkan oleh warga dan aparat yang kebetulan tengah berkumpul di sekitar lokasi.
Sujarwo menyebut, meski sempat terbakar, korban hanya mengalami luka ringan, kendati kondisinya saat ditemukan cukup mengkhawatirkan.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans untuk mendapat penanganan medis.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi pasti korban masih dalam pendalaman oleh pihak kepolisian, termasuk konfirmasi rumah sakit rujukan lanjutan.
Perwira Unit Pamapta III Polresta Balikpapan, Ipda Yunus Setiawan, menyatakan laporan masuk melalui layanan darurat 110 dengan dugaan awal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). "Salah satu anggota keluarga diduga membakar diri dan saat ini korban sudah dibawa untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.
Di dalam rumah kayu yang juga difungsikan sebagai warung sembako itu, polisi menemukan sejumlah jerigen bekas minyak. Penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dan kronologi lengkap kejadian masih terus berlangsung.
"Nanti kami akan datangi korban untuk memastikan kronologi dan penyebabnya," tambah Ipda Yunus.
Terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, membenarkan, telah terjadi percobaan bunuh diri dengan cara membakar diri.
Setelah menerima laporan tersebut personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim langsung menuju ke TKP.
"Setelah tiba di lokasi personel kami membantu warga untuk evakuasi korban dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdeka," tutupnya. (zyn)


